Kejari Sumenep Diduga Lindungi Mafia Logistik Pemilu

- Editorial Team

Senin, 3 November 2025 - 06:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Ketua Front Mahasiswa Pembela Keadilan (FMPK), Tolak Amir, @by_News9.id

FOTO: Ketua Front Mahasiswa Pembela Keadilan (FMPK), Tolak Amir, @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Dugaan praktik hukum tebang pilih di tubuh Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep, Jawa Timur, kembali mencuat ke permukaan.

Ketua Front Mahasiswa Pembela Keadilan (FMPK), Tolak Amir, yang menilai lembaga penegak hukum tersebut mulai kehilangan arah dalam menegakkan keadilan.

Menurut Tolak Amir, keberadaan Komisi Pemilihan Umum (KPU) sejatinya menjadi simbol kemurnian demokrasi dan transparansi dalam sistem politik Indonesia.

Namun, di tingkat daerah, nilai-nilai tersebut justru tergerus oleh praktik kotor yang mencederai kepercayaan publik.

“KPU adalah cahaya bagi demokrasi. Tapi di Sumenep, cahayanya redup karena hilangnya kejujuran dan integritas,” ujarnya kepada News9.id, Senin (3/11/2025).

Tolak Amir menyinggung dugaan korupsi dalam pengadaan logistik Pemilu 2024 di lingkungan KPU Kabupaten Sumenep.

Baca Juga:  Perkembangan Demplot dan Pemasaran Bioslurry bersama Poktan Jaya Abadi Dusun Gunung Tangis

Kasus tersebut, menurutnya, menjadi bukti betapa lembaga penyelenggara pemilu di daerah tak segan bermain uang rakyat demi kepentingan kelompok tertentu.

“Ini bukan sekadar pelanggaran administrasi, tapi kejahatan yang menjijikkan. Mereka berani mempermainkan uang negara uang rakyat dengan akrobat politik yang memalukan,” tegasnya.

Kasus yang kini disebut tengah ditangani oleh Kejaksaan Negeri Sumenep itu dinilai berjalan di tempat.

Baca Juga:  Sidang Lanjutan Sengketa Tanah Ribuan Hektare di Banyuwangi: Masyarakat Tuntut "Kebenaran" atas Warisan Nenek Moyang 

Publik menaruh harapan besar agar Kejari Sumenep tidak sekadar menjadi penonton, tetapi benar-benar menegakkan hukum secara adil, terbuka, dan tanpa pandang bulu.

Tokoh pemuda Sumenep itu juga menegaskan, alasan “menunggu hasil audit” tidak dapat dijadikan tameng hukum untuk menunda penyelidikan.

Ia menilai, pernyataan seperti itu justru memperkuat kesan bahwa penegakan hukum di Sumenep sedang dipermainkan oleh pihak-pihak yang ingin melindungi kepentingan tertentu.

“Jangan didik masyarakat dengan kebohongan bertubi-tubi. Jangan jadikan audit sebagai alasan untuk mengaburkan kebenaran,” ujarnya dengan nada geram.

Masyarakat kini menunggu langkah nyata Kejari Sumenep apakah berani menegakkan hukum dengan kepala tegak, atau justru bersekutu dengan penjahat uang rakyat.

“Kejaksaan jangan bermain di wilayah abu-abu. Tugas mereka adalah menjaga marwah hukum, bukan menodai keadilan demi kepentingan politik,” pungkas Tolak Amir.

Sementara itu, kasus dugaan korupsi logistik KPU Sumenep menjadi ujian besar bagi integritas lembaga hukum di tingkat daerah.

Baca Juga:  Sinergi Babinsa Madurejo dan Kelompok Tani: Optimalkan Pengairan Lahan Jagung di Dusun Dompyong

Kini, publik menuntut transparansi, keberanian, dan komitmen nyata dalam membongkar praktik busuk di balik pesta demokrasi. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Sampang Ringkus Menantu Yang Habisi Nyawa Mertuanya
Polresta Sumenep Sita Bukti Kasus Dugaan Penebangan Liar
Polisi Rekonstruksi Dugaan Pembunuhan Wanita yang Ditemukan dalam Sumur
Kasus Penganiayaan Pegawai DPUTR Sumenep Tinggal Tunggu Penetapan Tersangka
Sudah Jadi Tersangka, Perkara Mantan Legislator Sumenep Belum Dilimpahkan
Chat Terbongkar, Pelaku Perkosaan dan Cabul Anak Diringkus Polisi
Kasus Dugaan Penganiayaan Pegawai DPUTR Sumenep Belum Ada Kepastian Hukum
Sekjen PPMI Nasional Soal Vonis Banding Kasus Andrie Yunus: Ada Cawe-cawe Militer
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 14:28 WIB

Polres Sampang Ringkus Menantu Yang Habisi Nyawa Mertuanya

Sabtu, 19 September 2026 - 22:03 WIB

Polresta Sumenep Sita Bukti Kasus Dugaan Penebangan Liar

Sabtu, 19 September 2026 - 11:55 WIB

Polisi Rekonstruksi Dugaan Pembunuhan Wanita yang Ditemukan dalam Sumur

Jumat, 18 September 2026 - 12:52 WIB

Kasus Penganiayaan Pegawai DPUTR Sumenep Tinggal Tunggu Penetapan Tersangka

Sabtu, 12 September 2026 - 21:05 WIB

Sudah Jadi Tersangka, Perkara Mantan Legislator Sumenep Belum Dilimpahkan

Berita Terbaru

FOTO: Agus Dwi Saputra, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep, @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Pemkab Sumenep Dorong Tenaga Kerja Lokal Terserap Dunia Industri

Minggu, 27 Sep 2026 - 07:11 WIB