Kasus Korupsi Logistik Pemilu Sumenep Menguap, Ketua KPU Tutup Mulut

- Editorial Team

Jumat, 7 November 2025 - 17:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Nurussyamsi, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep periode 2024–2029, @by_News9.id

FOTO: Nurussyamsi, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep periode 2024–2029, @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Dugaan korupsi dalam pengadaan logistik Pemilu 2024 di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, terus menjadi sorotan publik.

Sejumlah elemen masyarakat menilai lembaga penyelenggara pemilu itu mulai kehilangan transparansi dan akuntabilitas.

Ketua Forum Masyarakat Peduli Keadilan (FMPK) Sumenep, Tolak Amir, menegaskan bahwa pihaknya telah secara resmi melayangkan surat permintaan keterbukaan informasi publik kepada KPU Sumenep.

“Kami sudah mengajukan permohonan agar KPU membuka data dan dokumen pengadaan logistik Pemilu 2024. Publik berhak tahu, karena dana Pemilu itu bersumber dari uang rakyat. Kalau ada indikasi penyimpangan, maka itu bentuk pengkhianatan terhadap kepercayaan publik,” tegas Amir, Jumat (7/11/2025).

Namun, hingga kini FMPK belum menerima tanggapan resmi dari KPU.

Baca Juga:  Kadisperkimhub Sumenep Diam-Diam Datang ke Kejati Jatim

Amir menilai sikap diam lembaga penyelenggara pemilu tersebut justru menimbulkan kecurigaan kuat di tengah masyarakat.

“Jika KPU abai atas permintaan informasi publik, kami patut menduga ada yang disembunyikan. Jangan sampai KPU dijadikan alat untuk merampok uang rakyat lewat proyek logistik pemilu,” tambahnya dengan nada keras.

Amir juga menyinggung langkah Kejaksaan Negeri Sumenep yang sebelumnya telah melakukan penggeledahan di kantor KPU.

Baca Juga:  Polsek Sambeng Bersama Tim Jaka Tingkir Polres Lamongan Berhasil Amankan Pelaku Curanmor

Namun, hingga kini belum ada penjelasan terbuka terkait barang bukti atau dokumen yang diamankan penyidik.

“Pertanyaannya, apa saja barang yang dibawa kejaksaan saat penggeledahan? Kenapa publik tidak tahu? Ini membuat penegakan hukum di Sumenep terasa gelap,” ujarnya.

Ia menilai, kasus dugaan korupsi logistik KPU itu menjadi bukti hancurnya integritas sebagian oknum penyelenggara pemilu yang seharusnya menjaga marwah demokrasi.

“Rakyat menaruh kepercayaan besar kepada KPU untuk bekerja jujur, bersih, dan bermoral. Tapi kalau kepercayaan itu dirusak demi keuntungan pribadi, itu sangat tragis,” ucapnya.

Lebih lanjut, Amir menegaskan bahwa FMPK akan terus mengawal kasus tersebut hingga tuntas.

Baca Juga:  Peras Kades, Oknum Jaksa Kejari Madiun Digiring Kejati Jawa Timur

Pihaknya juga mendesak agar KPU Sumenep membuka salinan data anggaran pengadaan logistik yang kini disebut-sebut menjadi temuan Kejaksaan.

“Kami tidak mau dibawa ke ruang gelap di atas kegelapan. Kami akan kawal sampai ada kepastian hukum dan keterbukaan publik yang sebenarnya,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua KPU Sumenep periode 2024–2029, Nurussyamsi, saat dikonfirmasi News9.id melalui pesan WhatsApp, belum memberikan tanggapan meski pesan telah terlihat dibaca. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pegawai Dinas PUTR Sumenep Jadi Tersangka
Polresta Sumenep Tahan Asmawi, Korban Desak Hukum Dikawal Hingga Persidangan
Kasus Pohon Siwalan, Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka
Kasus Penganiayaan di Sumenep Mandek, Keluarga Korban Tagih Kepastian Hukum
Sempat Keluhkan Sakit Kepala, Pria Pamolokan Ditemukan Meninggal di Rumah
PPD Desak Polresta Sumenep Segera Panggil Tersangka Asmawi
Kasus Penebangan Pohon, Polresta Sumenep Naikkan Status Asmawi Jadi Tersangka
Curanmor Probolinggo Makin Nekat, Honda Beat Raib Hanya Lima Menit di Sumberasih
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:46 WIB

Pegawai Dinas PUTR Sumenep Jadi Tersangka

Minggu, 11 Oktober 2026 - 16:39 WIB

Polresta Sumenep Tahan Asmawi, Korban Desak Hukum Dikawal Hingga Persidangan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Kasus Pohon Siwalan, Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Kasus Penganiayaan di Sumenep Mandek, Keluarga Korban Tagih Kepastian Hukum

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:07 WIB

Sempat Keluhkan Sakit Kepala, Pria Pamolokan Ditemukan Meninggal di Rumah

Berita Terbaru

FOTO: Para peserta mengikuti pengujian sesuai jenjang kompetensi Muda, Madya, dan Utama. @by_News9.id

DAERAH

Hasil UKW di Surabaya, 29 Wartawan Raih Predikat Kompeten

Jumat, 16 Okt 2026 - 23:28 WIB

FOTO: Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustin, S.Si., M.IP., (tengah) saat menghadiri kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW). @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Perisai Anak Jadi Andalan Diskominfo Jatim

Kamis, 15 Okt 2026 - 18:07 WIB