Lelaki yang Tak Pernah Menangis di Depan Kita

- Redaktur

Rabu, 12 November 2025 - 08:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NEWS9OPINI – Tidak banyak kata yang lahir dari bibirnya, namun setiap tindak-tanduknya adalah bahasa kasih yang tak pernah berhenti berbicara.

Dia bukan sosok yang gemar menasihati panjang lebar. Ia bukan pula yang mudah menunjukkan kasih dengan pelukan.

Namun di balik diamnya, ada cinta yang begitu dalam, bahkan mungkin terlalu dalam untuk diucapkan.

Ayah, lelaki yang sering terlihat tegar, ternyata menyimpan banyak lelah yang tak pernah ia ceritakan.

Ia berjalan di bawah panas matahari, menembus hujan, menelan kecewa, hanya agar kita bisa tumbuh tanpa kekurangan.

Baca Juga:  Percobaan Pembunuhan Jurnalis di Sampang, Pelaku Ditangkap, Satu Masih Buron

Di balik setiap senyum yang kita tunjukkan, ada pengorbanan yang ia bungkus dengan kesunyian.

Kita tumbuh dengan berpikir bahwa kasih sayang selalu tampak lembut, padahal kasih ayah justru keras seperti batu karang yang menahan gelombang.

Dia mungkin tak pandai berkata “Aku sayang kamu”, tapi setiap pagi saat ia berangkat kerja, setiap kali tangannya kasar mengelus kepala kita, di situlah cinta itu bersemayam.

Baca Juga:  KEK: "Khofifah Entah Kemana, Kapolda Enggan Kelihatan."

Kini, di Hari Ayah ini, mari kita sejenak berhenti. Menunduk dalam diam, mengenang setiap langkah kaki ayah yang mungkin kini telah menua, atau bahkan tak lagi bersama kita.

Mari kirimkan doa, peluk dalam kenangan, dan ucapkan sesuatu yang dulu sering kita tahan “Terima kasih, Ayah. Maaf karena jarang berkata, tapi aku tahu tanpa kasihmu, aku tak akan pernah berdiri sekuat ini.

Ayah bukan hanya sosok di rumah, ia adalah arah. Ketika dunia terasa asing dan gelap, bayangannya menjadi kompas yang menuntun.

Baca Juga:  Peredaran Narkoba di Pulau Masalembu Yang Teroganisir

Dia adalah pahlawan tanpa pangkat, cinta tanpa syarat, dan doa yang selalu berjalan di belakang langkah kita.

Selamat Hari Ayah. Untuk semua lelaki yang mencintai dalam diam, berjuang tanpa pamrih, dan menangis tanpa air mata.

Dunia mungkin tak selalu tahu betapa besar pengorbananmu, tapi kami anak-anakmu selalu tahu siapa cahaya di balik setiap keberhasilan kami. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karnaval Agustusan Apa Untungnya Bagi Negara?
Perlunya Memaafkan Rakyat Aceh (?)
Kalau Tidak Berdampak, Bubarkan Saja KOPRI
Kecerdasan Buatan dan ‘kecerdasan’ Para Lansia di Indonesia
Sumenep Kepulauan: Mengganti Nama atau Mengganti Nasib?
Gambaran Konsep Maha Raya Festival Sumenep 2026
Mewujudkan Amanat Konstitusi: Langkah Nyata dan Peran Gerakan
Pendidikan Inklusif Tidak Boleh Berhenti pada Regulasi
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 15:05 WIB

Karnaval Agustusan Apa Untungnya Bagi Negara?

Minggu, 16 Agustus 2026 - 14:39 WIB

Perlunya Memaafkan Rakyat Aceh (?)

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:52 WIB

Kalau Tidak Berdampak, Bubarkan Saja KOPRI

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:50 WIB

Kecerdasan Buatan dan ‘kecerdasan’ Para Lansia di Indonesia

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Sumenep Kepulauan: Mengganti Nama atau Mengganti Nasib?

Berita Terbaru