Birokrat Sunyi di Tengah Riuh Ambisi

- Editorial Team

Sabtu, 17 Januari 2026 - 12:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Eri Susanto, yang kini menjabat Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), @by_News9.id

FOTO: Eri Susanto, yang kini menjabat Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), @by_News9.id

OPININEWS9 – Di tengah birokrasi yang kerap bising oleh ambisi, ada satu sosok yang justru berjalan nyaris tanpa jejak konflik. Tenang. Senyap. Hampir tak pernah ribut.

Kariernya tidak meledak-ledak. Tidak meloncat. Tidak menyalip.

Ia tumbuh dari bawah staf, kasi, kabid lalu dipercaya memegang tampuk Dinas PUTR. Semua dilalui setahap demi setahap, tanpa drama, tanpa intrik terbuka.

Baca Juga:  Batas Tipis Over Ambisi & Keilahian. "Playing God"

Dalam dunia birokrasi yang sering memuja panggung dan sorot kamera, Eri Susanto memilih jalur berbeda. Ia berjalan sunyi. Jarang tampil. Tidak gemar citra. Lebih sering bekerja di balik meja atau di balik proyek ketimbang berburu tepuk tangan.

Masa purnanya masih dua tahun lagi. Waktu yang tidak singkat. Pengalaman yang sudah matang. Modal yang cukup untuk menuntaskan, sekaligus menata.

Baca Juga:  TEMPO Berjudi di Madura

Tak mengherankan jika namanya kerap disebut-sebut sebagai figur yang layak menduduki kursi Sekda Sumenep. Bukan karena ambisi yang dipertontonkan. Bukan pula karena manuver yang dipaksakan.

Harapan itu lahir justru karena satu kata yang kian langka di birokrasi, guyub.

Kemampuan menyatukan. Menjaga keseimbangan. Merawat suasana agar tetap teduh di tengah tarik-menarik kepentingan.

Baca Juga:  Selamat Datang di Meja Amanah: Kursi Baru, Bayang Lama

Soal loyalitas pada pimpinan? Soal kesetiaan pada sistem? Soal kerelaan bekerja tanpa sorak-sorai?

Jangan ditanya. Di birokrasi, kadang yang paling berbahaya bukan mereka yang berisik melainkan mereka yang bekerja dalam diam, namun tahu persis ke mana arah kapal harus dibawa. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Surat AI pada Presiden dan Menhan
TEMPO Berjudi di Madura
Karnaval Agustusan Apa Untungnya Bagi Negara?
Perlunya Memaafkan Rakyat Aceh (?)
Kalau Tidak Berdampak, Bubarkan Saja KOPRI
Kecerdasan Buatan dan ‘kecerdasan’ Para Lansia di Indonesia
Sumenep Kepulauan: Mengganti Nama atau Mengganti Nasib?
Gambaran Konsep Maha Raya Festival Sumenep 2026
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Surat AI pada Presiden dan Menhan

Sabtu, 12 September 2026 - 22:52 WIB

TEMPO Berjudi di Madura

Minggu, 16 Agustus 2026 - 15:05 WIB

Karnaval Agustusan Apa Untungnya Bagi Negara?

Minggu, 16 Agustus 2026 - 14:39 WIB

Perlunya Memaafkan Rakyat Aceh (?)

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:52 WIB

Kalau Tidak Berdampak, Bubarkan Saja KOPRI

Berita Terbaru

FOTO: (ilustrasi) Kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). @by_News9.id

Headline

Waspada Influenza A, Kasus ISPA di Sumenep Tembus 1.970

Minggu, 4 Okt 2026 - 15:43 WIB