Dikukuhkan di Kampung Halaman, H. Toha Ingin Madas Kembali ke Akar

- Redaktur

Sabtu, 28 Maret 2026 - 13:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Pengukuhan Ketua Umum Madura Asli Daerah Anak Serumpun (MADAS), H. Muhammad Toha, S.H., M.H., @by_News9.id

FOTO: Pengukuhan Ketua Umum Madura Asli Daerah Anak Serumpun (MADAS), H. Muhammad Toha, S.H., M.H., @by_News9.id

SAMPANG, NEWS9 – Ketua Umum Madura Asli Daerah Anak Serumpun (MADAS), H. Muhammad Toha, S.H., M.H., resmi dikukuhkan dalam acara silaturahmi dan halal bihalal yang digelar di Gedung Holifah Sampang Water Park (SWP), Jalan Pahlawan, Kelurahan Rongtengah, Kabupaten Sampang.

Kegiatan ini dihadiri ribuan anggota Madas dari berbagai daerah di Indonesia, Sabtu (28/3).

Pengukuhan tersebut menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus ajang mempererat kebersamaan warga Madura, baik di perantauan maupun di kampung halaman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara berlangsung meriah dengan penampilan seni tarian tradisional tarian melati sato’or dan dug-dug walang sengit dari Desa Panggung, Sampang, yang menyambut kedatangan tamu undangan.

Sejumlah pejabat dan tokoh turut hadir, antara lain Bupati Sampang H. Slamet Junaidi, jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) seperti Kapolres Sampang dan Dandim 0828, tokoh masyarakat, alim ulama, serta pengurus Madas dari tingkat DPD, DPC, hingga DPAC se-Indonesia.

Baca Juga:  Smart Farming Hortikultura Diresmikan, Wabup Sumenep Dorong Petani Melek Teknologi

Hadir pula Ketua Umum Madas Nusantara, Ketua Umum Madas sedarah serta Ketua DPC Madas Sampang Umar Faruq dan anggota, serta keluarga almarhum H. Berlian sebagai pendiri Madas.

Dalam sambutannya, H. Toha menegaskan pentingnya menjaga nilai perjuangan organisasi dengan tetap memperhatikan keluarga pendiri, khususnya anak-anak almarhum H. Berlian.

Ia mengajak seluruh anggota untuk terus mendukung dan tidak melupakan jasa pendiri Madas.

“Pengukuhan ini kami laksanakan di Madura sebagai bentuk kembali ke akar dan kampung halaman, meskipun secara administratif Madas berkedudukan di Jakarta,” ujar Toha.

Sementara itu, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi mengajak seluruh elemen Madas untuk bersatu dan berkontribusi dalam pembangunan, baik di daerah asal maupun di perantauan.

Baca Juga:  Dugaan Korupsi BSPS 2024, Camat Raas Dampingi Warga Dipanggil Kejari Sumenep

Ia menilai pentingnya soliditas organisasi di tengah dinamika yang sempat memecah Madas menjadi beberapa kelompok.

“Kami berharap Madas kembali bersatu, memperkuat kebersamaan, serta berperan aktif dalam pembangunan di sektor ekonomi. Jika Madas bersatu Saya siap dukung pemikiran, tenaga, maupun finansial,” katanya.

Ia juga mengungkapkan pengalaman pribadinya bersama H. Toha saat di perantauan yang sempat diwarnai perbedaan, namun akhirnya dapat diselesaikan dengan baik.

Hal itu, menurut aba idi , menjadi contoh bahwa persatuan dapat dibangun melalui komunikasi dan kebersamaan.

Baca Juga:  Bupati Sumenep Hadirkan Inspirasi Baru Melalui Lagu "Orang Biasa"

Puncak acara ditandai dengan penyerahan bendera pusaka Madas kepada H. Toha sebagai Ketua Umum periode 2026–2031 oleh Sekretaris Umum Abdul Kadir, dilanjutkan yel-yel organisasi dan ramah tamah antaranggota.

Secara kelembagaan, Madas juga telah memperoleh pengesahan perubahan anggaran dasar melalui Keputusan Menteri Hukum dan HAM Nomor AHU-0002136.AH.01.08 Tahun 2025 tentang Persetujuan Perubahan Badan Hukum Perkumpulan MADAS yang ditetapkan pada 21 November 2025 di Jakarta.

Dengan pengukuhan ini, Madas diharapkan semakin solid sebagai wadah persatuan masyarakat Madura serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan bangsa. ***

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IMM Sumenep : 915 Perkara Kriminal Pada 2025, Polresta Harus Buktikan Kenaikan Status dengan Kenaikan Kinerja
Dialog Interaktif Satlantas Polresta Sumenep Kupas Tuntas Pajak Kendaraan 2026
Kunjungan Menhut RI Ke Kawasan Bromo Didampingi Kapolres Lumajang
Lomba Masak Mie di Pemkab Sumenep Perkuat Kekompakan ASN dan Forkopimda
Mahameru Lantas Warnai HUT ke-81 RI, Satlantas Polresta Sumenep Tebar Edukasi dan Bagikan Bendera Merah Putih
Tragedi Kebakaran KM Mutiara Sentosa II, Menhub RI Temui Bupati Sumenep
Wabup Sumenep Pastikan Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 Dapat Penanganan Terbaik
Jejak Kontroversi Kanit Reskrim Masalembu Terkuak, Masyarakat Minta Kapolresta dan Kapolda Bertindak
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 07:23 WIB

IMM Sumenep : 915 Perkara Kriminal Pada 2025, Polresta Harus Buktikan Kenaikan Status dengan Kenaikan Kinerja

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:57 WIB

Dialog Interaktif Satlantas Polresta Sumenep Kupas Tuntas Pajak Kendaraan 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:41 WIB

Kunjungan Menhut RI Ke Kawasan Bromo Didampingi Kapolres Lumajang

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:46 WIB

Lomba Masak Mie di Pemkab Sumenep Perkuat Kekompakan ASN dan Forkopimda

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Mahameru Lantas Warnai HUT ke-81 RI, Satlantas Polresta Sumenep Tebar Edukasi dan Bagikan Bendera Merah Putih

Berita Terbaru

FOTO: (ilustrasi) Moh. Syaiful Anam alias Nanang, terduga bandar narkoba di wilayah Masalembu. @by_News9.id

HUKRIM

Bandar Narkoba Masalembu Melarikan Diri ke Malaysia

Kamis, 13 Agu 2026 - 10:49 WIB

FOTO: Barang bukti narkotika jenis sabu hasil Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026. @by_News9.id

HUKRIM

Satresnarkoba Polresta Sumenep Ungkap Kasus Sabu 4,28 Gram

Kamis, 13 Agu 2026 - 09:38 WIB