Bau Menyengat, Tumpukan Sampah di Bawah Jembatan Baran Desa Kemantren Malang Dikeluhkan

- Penulis

Selasa, 14 April 2026 - 20:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Tumpukan sampah di bawah jembatan, @by_News9.id

FOTO: Tumpukan sampah di bawah jembatan, @by_News9.id

MALANG, NEWS9 – Kondisi memprihatinkan terlihat di aliran kali yang berada di wilayah Baran, Desa Kemantren, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang.

Tumpukan sampah rumah tangga terlihat menggunung di bantaran kali di bawah jembatan, menimbulkan bau menyengat dan dikeluhkan warga sekitar.

Dari pantauan di lokasi, sampah plastik, limbah rumah tangga, hingga potongan kayu memenuhi aliran sungai yang mengalami penyurutan debit air.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibatnya, sampah mengendap dan membusuk, memicu aroma tak sedap yang menyebar hingga ke permukiman warga.

Berdasarkan keterangan warga, kondisi tersebut telah berlangsung berbulan-bulan tanpa adanya penanganan dari pihak terkait.

“Sudah berbulan-bulan seperti ini, tidak pernah dibersihkan. Baunya sangat menyengat apalagi saat air surut,” ujar salah satu warga, Selasa (14/4).

Warga juga menilai adanya pembiaran dari pihak perangkat desa maupun pemerintah setempat karena tidak ada tindakan nyata hingga saat ini.

“Seperti dibiarkan saja. Tidak ada tindakan dari pemerintah setempat, padahal ini sudah sangat mengganggu,” keluh warga lainnya.

Keluhan serupa juga disampaikan oleh pengguna jalan yang melintas di atas jembatan tersebut.

Baca Juga:  Polresta Banyuwangi Terjunkan Unit Sterilisasi dan K-9 Dalam Pengamanan Nataru

Bau menyengat dari tumpukan sampah dinilai sangat mengganggu kenyamanan berkendara.

“Setiap lewat sini pasti tercium bau menyengat, sangat mengganggu, baik pengendara motor maupun mobil. Ini sudah lama sekali, berbulan-bulan tapi tidak pernah diatasi,” ujar salah satu pengendara yang dikonfirmasi.

Ironisnya, lokasi tersebut berada tepat di bawah jembatan yang merupakan bagian dari infrastruktur publik.

Baca Juga:  Asmopss 14 di Gelar di Hotel El Royale Kabupaten Banyuwangi

Berdasarkan papan proyek, jembatan tersebut merupakan pekerjaan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Malang tahun anggaran 2025.

Namun kondisi lingkungan di sekitarnya justru terkesan kumuh dan tidak terkelola.

Selain menimbulkan bau, tumpukan sampah juga berpotensi menyumbat aliran air saat hujan turun dan memicu banjir.

Situasi itu memunculkan pertanyaan terkait pengawasan dan tanggung jawab pihak terkait dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di area fasilitas umum.

Baca Juga:  Aktivis Geram, Izin Kontroversial Diduga Terbit Sebelum AMDAL

Warga berharap pemerintah segera turun tangan untuk membersihkan aliran kali serta mengambil langkah preventif agar kejadian serupa tidak terus berulang.

“Harus ada tindakan cepat. Jangan menunggu semakin parah baru bergerak,” tegas warga.

Hingga berita ini diturunkan, camat Taufik tidak memberikan tanggapan saat dikonfirmasi juga belum terlihat adanya penanganan langsung di lokasi.

Masyarakat pun menunggu respon serius dari pemerintah setempat agar persoalan ini segera ditangani dan tidak semakin merugikan warga. ***

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: Mahyuni, pemilik pohon, bersama keluarga saat mendatangi Polresta Sumenep. @by_News9.id

HUKUM & KRIMINAL

Program Lisdes di Batang-Batang Daya Berujung Laporan Polisi

Rabu, 12 Agu 2026 - 23:45 WIB

FOTO: Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, SH, MH. @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026 Disepakati

Selasa, 11 Agu 2026 - 21:11 WIB