22 Kg Kokain Ditemukan, Narkoba di Masalembu Polisi Bungkam

- Penulis

Minggu, 19 April 2026 - 08:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Kapolda Jawa Timur saat press release temuan narkotika jenis kokain seberat 27,83 kilogram yang menyusut menjadi 22 kilogram. @by_News9.id

FOTO: Kapolda Jawa Timur saat press release temuan narkotika jenis kokain seberat 27,83 kilogram yang menyusut menjadi 22 kilogram. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Temuan narkotika jenis kokain seberat 27,83 kilogram yang kemudian menyusut menjadi 22 kilogram di Pantai Pasir Putih Kahuripan, Dusun Lombi Timur, Desa Gedugan, Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, tuai sorotan.

Hingga kini, kasus tersebut dinilai hanya berhenti pada level temuan, tanpa langkah konkret dari aparat penegak hukum.

Kondisi tersebut memantik kritik keras dari sejumlah tokoh agama, tokoh pemuda dan masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mereka menilai penanganan aparat, khususnya kepolisian, terkesan stagnan dan minim transparansi.

“Belajar dari temuan sabu 35–52 kilogram pada Mei–Juni 2025 di perairan Kepulauan Masalembu, sampai hari ini tidak ada kejelasan. Semua gelap,” ujar RS, Sabtu (18/4).

Ironisnya, di tengah ketidakjelasan penanganan kasus besar tersebut, peredaran narkoba di wilayah Kepulauan Masalembu justru disebut semakin terbuka.

Baca Juga:  Penanganan Kerusakan Pasca Erupsi Gunung Semeru Berjalan Terukur dan Berbasis Data

Aktivitas transaksi bahkan diduga berlangsung terang-terangan di sejumlah titik.

Salah satu lokasi yang disorot adalah rumah berinisial H yang berada hanya sekitar 60 meter dari kantor Polsek Masalembu.

Hingga kini, belum terlihat adanya tindakan tegas dari aparat setempat.

Tidak hanya itu, di Dusun Gunung, Desa Sukajeruk, seorang warga berinisial A dan P disebut secara terbuka menawarkan barang haram kepada masyarakat.

Baca Juga:  Dukungan Rohani: Lapas Banyuwangi Gandeng Tim Pelayanan Ibadah Kristen untuk Perkuat Mental Warga Binaan

Situasi tersebut dinilai memperparah kondisi sosial, terutama bagi warga yang telah terjerat kecanduan.

“Ini bukan lagi sembunyi-sembunyi. Sudah terang-terangan. Lalu di mana janji pemberantasan narkoba,” lanjutnya.

RS juga menyoroti pola kerja aparat yang dinilai hanya sebatas mengamankan barang temuan tanpa pengembangan kasus yang jelas.

Ia menyebut, langkah tersebut tidak cukup untuk memutus rantai peredaran narkoba yang kian masif.

“Kepulauan Masalembu sudah masuk stadium lanjut. Tidak mungkin masyarakat bertindak sendiri menghadapi bandar. Ini tugas aparat,” tegasnya.

Menurutnya, peran aktif dan kredibilitas aparat penegak hukum, mulai dari tingkat Polres hingga Polda, sangat dibutuhkan.

Baca Juga:  Dukung Kreativitas Pemuda, Peserta Lomba Mobile Legends Dapil III Kompak Suarakan Lanjutkan 2 Periode

Bukan sekadar retorika atau janji berulang tanpa realisasi di lapangan.

Fakta di lapangan justru menunjukkan hal sebaliknya. Peredaran narkoba disebut semakin berani dan menantang, sementara aparat terkesan diam.

“Sudah berapa kali pergantian Kapolres Sumenep, tapi belum ada yang benar-benar membongkar jaringan narkoba di Masalembu. Justru makin merajalela,” tandasnya. ***

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IMM Sumenep : 915 Perkara Kriminal Pada 2025, Polresta Harus Buktikan Kenaikan Status dengan Kenaikan Kinerja
Dialog Interaktif Satlantas Polresta Sumenep Kupas Tuntas Pajak Kendaraan 2026
Kunjungan Menhut RI Ke Kawasan Bromo Didampingi Kapolres Lumajang
Lomba Masak Mie di Pemkab Sumenep Perkuat Kekompakan ASN dan Forkopimda
Mahameru Lantas Warnai HUT ke-81 RI, Satlantas Polresta Sumenep Tebar Edukasi dan Bagikan Bendera Merah Putih
Tragedi Kebakaran KM Mutiara Sentosa II, Menhub RI Temui Bupati Sumenep
Wabup Sumenep Pastikan Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 Dapat Penanganan Terbaik
Jejak Kontroversi Kanit Reskrim Masalembu Terkuak, Masyarakat Minta Kapolresta dan Kapolda Bertindak
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 07:23 WIB

IMM Sumenep : 915 Perkara Kriminal Pada 2025, Polresta Harus Buktikan Kenaikan Status dengan Kenaikan Kinerja

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:41 WIB

Kunjungan Menhut RI Ke Kawasan Bromo Didampingi Kapolres Lumajang

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:46 WIB

Lomba Masak Mie di Pemkab Sumenep Perkuat Kekompakan ASN dan Forkopimda

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Mahameru Lantas Warnai HUT ke-81 RI, Satlantas Polresta Sumenep Tebar Edukasi dan Bagikan Bendera Merah Putih

Selasa, 4 Agustus 2026 - 07:09 WIB

Tragedi Kebakaran KM Mutiara Sentosa II, Menhub RI Temui Bupati Sumenep

Berita Terbaru

FOTO: Mahyuni, pemilik pohon, bersama keluarga saat mendatangi Polresta Sumenep. @by_News9.id

HUKUM & KRIMINAL

Program Lisdes di Batang-Batang Daya Berujung Laporan Polisi

Rabu, 12 Agu 2026 - 23:45 WIB

FOTO: Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, SH, MH. @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026 Disepakati

Selasa, 11 Agu 2026 - 21:11 WIB