IWB Angkat Suara, DPRD Diminta Segera Tindaklanjuti Permohonan Hearing Warga Kalibarumanis

- Redaktur

Rabu, 22 April 2026 - 13:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Pemerintah Desa Kalibarumanis saat mengajukan permohonan hearing kepada DPRD Banyuwangi. @by_News9.id

FOTO: Pemerintah Desa Kalibarumanis saat mengajukan permohonan hearing kepada DPRD Banyuwangi. @by_News9.id

BANYUWANGI, NEWS9 – Harapan warga Desa Kalibarumanis, Kecamatan Kalibaru, terhadap kebun plasma hingga kini masih menggantung. Di tengah luasnya areal perkebunan, janji pemerataan manfaat bagi masyarakat sekitar belum sepenuhnya terasa.

Kondisi ini mendorong Pemerintah Desa Kalibarumanis untuk mengajukan permohonan hearing kepada DPRD Banyuwangi melalui surat tertanggal 20 April 2025.

Kepala Desa, H. Andrian Bayu Donata, S.H., meminta adanya forum resmi yang mempertemukan semua pihak guna membahas realisasi kewajiban kebun plasma oleh PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (Alas Sukses Estate).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah tersebut kini mendapat dukungan dari kalangan aktivis, termasuk IWB (Investigasi Warga Banyuwangi) yang turut menyoroti belum adanya kejelasan implementasi program tersebut.

“Kami melihat ini bukan sekadar persoalan administratif, tetapi menyangkut hak masyarakat yang harus segera dijawab. DPRD melalui komisi terkait perlu segera mengabulkan permohonan hearing ini,” tegas perwakilan IWB.

Dalam regulasi yang berlaku, perusahaan perkebunan diwajibkan menyediakan kebun plasma minimal 20 persen dari total luas lahan. Selain itu, pemerintah desa memiliki peran dalam proses identifikasi Calon Petani Calon Lahan (CPCL).

Baca Juga:  Bupati Achmad Fauzi Salurkan Bantuan ke Warga Terdampak Bencana

Di Kalibarumanis, data tersebut disebut telah tersedia. Namun hingga saat ini, implementasi program masih belum menunjukkan perkembangan yang jelas.

“Kami tidak ingin berspekulasi. Kami hanya meminta kejelasan dan keterbukaan. Kalau memang ada kewajiban, mari dijalankan bersama sesuai aturan,” ujar Kepala Desa Andrian.

Di tengah situasi tersebut, warga mengaku telah lama menunggu realisasi kebun plasma. Minimnya informasi membuat mereka semakin mempertanyakan kelanjutan program tersebut.

“Kami hanya ingin kepastian. Dari dulu katanya ada plasma, tapi sampai sekarang belum jelas realisasinya,” ungkap salah satu warga.

IWB menilai bahwa keterlambatan penanganan berpotensi menimbulkan ketidakpercayaan publik.

Baca Juga:  Kapolresta Banyuwangi Pimpin Upacara Penghargaan Satyalancana Pengabdian

Oleh karena itu, mereka mendorong DPRD untuk segera mengambil langkah konkret.

“Jangan sampai ini berlarut-larut. Hearing harus segera dilakukan agar ada transparansi, termasuk soal data, tahapan pelaksanaan, dan komitmen perusahaan,” lanjut Abi Arbain Ketua IWB.

IWB juga menekankan pentingnya kehadiran semua pihak dalam forum tersebut, termasuk perusahaan, pemerintah daerah, dan perwakilan masyarakat.

Baca Juga:  Ngantuk Saat Mengemudi, Mobil Asal Tulungagung Hantam Kendaraan Parkir di Genteng 

Permohonan hearing ini menjadi pintu awal bagi terbukanya dialog antara masyarakat dan pihak terkait.Warga berharap DPRD Banyuwangi melalui komisi yang membidangi perkebunan dapat segera merespons dan memfasilitasi pertemuan tersebut.

Hingga berita ini disusun, pihak PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (Alas Sukses Estate) belum memberikan keterangan resmi terkait permohonan hearing maupun perkembangan kebun plasma di wilayah tersebut. ***

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IMM Sumenep : 915 Perkara Kriminal Pada 2025, Polresta Harus Buktikan Kenaikan Status dengan Kenaikan Kinerja
Dialog Interaktif Satlantas Polresta Sumenep Kupas Tuntas Pajak Kendaraan 2026
Kunjungan Menhut RI Ke Kawasan Bromo Didampingi Kapolres Lumajang
Lomba Masak Mie di Pemkab Sumenep Perkuat Kekompakan ASN dan Forkopimda
Mahameru Lantas Warnai HUT ke-81 RI, Satlantas Polresta Sumenep Tebar Edukasi dan Bagikan Bendera Merah Putih
Tragedi Kebakaran KM Mutiara Sentosa II, Menhub RI Temui Bupati Sumenep
Wabup Sumenep Pastikan Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 Dapat Penanganan Terbaik
Jejak Kontroversi Kanit Reskrim Masalembu Terkuak, Masyarakat Minta Kapolresta dan Kapolda Bertindak
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 07:23 WIB

IMM Sumenep : 915 Perkara Kriminal Pada 2025, Polresta Harus Buktikan Kenaikan Status dengan Kenaikan Kinerja

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:57 WIB

Dialog Interaktif Satlantas Polresta Sumenep Kupas Tuntas Pajak Kendaraan 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:41 WIB

Kunjungan Menhut RI Ke Kawasan Bromo Didampingi Kapolres Lumajang

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:46 WIB

Lomba Masak Mie di Pemkab Sumenep Perkuat Kekompakan ASN dan Forkopimda

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Mahameru Lantas Warnai HUT ke-81 RI, Satlantas Polresta Sumenep Tebar Edukasi dan Bagikan Bendera Merah Putih

Berita Terbaru

FOTO: (ilustrasi) Moh. Syaiful Anam alias Nanang, terduga bandar narkoba di wilayah Masalembu. @by_News9.id

HUKRIM

Bandar Narkoba Masalembu Melarikan Diri ke Malaysia

Kamis, 13 Agu 2026 - 10:49 WIB

FOTO: Barang bukti narkotika jenis sabu hasil Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026. @by_News9.id

HUKRIM

Satresnarkoba Polresta Sumenep Ungkap Kasus Sabu 4,28 Gram

Kamis, 13 Agu 2026 - 09:38 WIB