Sudah Dimapping, Bandar Narkoba di Masalembu Makin Menggila

- Redaksi

Jumat, 16 Januari 2026 - 11:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: IPDA Asnan, Kapolsek Masalembu, (kiri) bersama Kapolres Sumenep yang baru AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K. (kanan). @by_News9.id

FOTO: IPDA Asnan, Kapolsek Masalembu, (kiri) bersama Kapolres Sumenep yang baru AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K. (kanan). @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Ironi hukum kian telanjang di Kepulauan Masalembu, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Saat pemberitaan soal peredaran narkoba semakin masif, justru dalam dua pekan terakhir bisnis barang haram itu dikabarkan kian menggila.

Bandar tidak ciut, jaringan tidak bubar. Sebaliknya, transaksi berlangsung terang-terangan, nyaris tanpa rasa takut.

Kapolres Sumenep yang baru menjabat pun dinilai publik hanya menjadi bayangan di dinding. Ada, tapi seolah tak berfungsi.

Peredaran narkoba disebut berjalan setiap hari, bahkan kini merambah wilayah baru di kawasan Kampung Gunung Untung.

Tidak lagi terpusat di satu titik, melainkan menyebar seperti wabah sulit dilacak, namun nyata dirasakan masyarakat.

“Mengapa sampai hari ini Masalembu tak pernah benar-benar tersentuh operasi serius pemberantasan narkoba. Apakah pulau ini sengaja dibiarkan hancur perlahan? Di mana negara yang katanya berdiri di garis depan perang melawan narkoba? Mengapa yang tampak justru pembiaran, bahkan dugaan perlindungan terhadap pelaku kejahatan,” tegas Burhan, tokoh pemuda Masalembu, kepada News9.id, Kamis (15/1/2026).

Harapan masyarakat kian menipis, bahkan isu keterlibatan oknum aparat dalam pusaran transaksi narkoba menjadi bisik-bisik yang makin lantang dan hukum seolah kehilangan taring dan perlahan berpihak pada kehancuran.

Baca Juga:  Oknum Kades di Lumajang Diamankan Polda Jatim Bersama Istri Mudanya

Peredaran narkoba di Masalembu ini bukan lagi ancaman laten, melainkan bencana nyata yang merusak generasi.

Sementara tidak ada lagi yang bisa dibanggakan warga jika narkoba terus merajalela. Bahkan ancaman itu kini menyasar keluarga mereka sendiri.

“Anak-anak muda menjadi target empuk. Para orang tua hidup dalam kecemasan, khawatir anaknya tergoda barang haram yang kini seakan mudah didapat.

Ironisnya, meski pengedar telah diberitakan dan bahkan dilaporkan, tidak satu pun menunjukkan rasa gentar.

“Sampai saat ini, tidak ada tanda ingin berhenti. Justru sebaliknya, mereka dengan pongah mempromosikan bahwa barang masih banyak di Masalembu,” ungkap Burhan.

“Kami pun bertanya ke mana ratusan personel Polres Sumenep? Mengapa tidak satu pun nyali aparat terlihat untuk menindak kejahatan luar biasa ini,” imbuhnya.

Kini, masyarakat Masalembu hanya menunggu satu hal yaitu keberanian nyata Kapolres Sumenep yang baru. Bukan seremonial, bukan janji, melainkan tindakan tegas untuk menangkap dan membongkar jaringan narkoba yang telah merusak masa depan anak-anak muda Masalembu.

“Jika negara dan aparat penengak hukum terus absen, maka sejarah akan mencatat Masalembu hancur bukan karena narkoba semata, tapi karena pembiaran,” tandas Burhan.

Sementara itu, Kapolsek Masalembu bersama anggota saat menemui redaksi News9.id waktu lalu mengatakan sudah melakukan mapping, namun hingga saat ini pun nama-nama para bandar yang telah disetorkan ke Polres Sumenep belum juga tertangkap. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Berawal dari Stalking Medsos, Perempuan Diduga Dianiaya Istri Mantan Kekasih hingga Dibawa Keliling
Kuasa Hukum Pekerja Menangkan Gugatan, Atas Pemecatan Sepihak Oleh PT Sukanda Djaya
Dua Laporan, Satu Terlapor: Penyidikan Polsek Masalembu Diduga Sarat Kejanggalan
Diduga Aniaya Warga, Oknum ASN DPUTR Sumenep Dilaporkan ke Polisi
41 Gram Sabu dan Uang Puluhan Juta Disita, Bandar Narkoba di Masalembu Masih Bebas
Polisi Sebut M Bukan Pelaku, Polsek Masalembu Didesak Buka Fakta
Terpidana Kekerasan Anak Akhirnya Menyerahkan Diri ke Kejari Sumenep
Jemput Warga Tanpa Surat Penangkapan, Polsek Masalembu Diuji Due Process of Law
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:11 WIB

Berawal dari Stalking Medsos, Perempuan Diduga Dianiaya Istri Mantan Kekasih hingga Dibawa Keliling

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:57 WIB

Kuasa Hukum Pekerja Menangkan Gugatan, Atas Pemecatan Sepihak Oleh PT Sukanda Djaya

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:18 WIB

Dua Laporan, Satu Terlapor: Penyidikan Polsek Masalembu Diduga Sarat Kejanggalan

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:42 WIB

Diduga Aniaya Warga, Oknum ASN DPUTR Sumenep Dilaporkan ke Polisi

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:56 WIB

41 Gram Sabu dan Uang Puluhan Juta Disita, Bandar Narkoba di Masalembu Masih Bebas

Berita Terbaru