MADAS Khawatirkan Kesiapan RS Jelang Penerapan KRIS JKN

- Redaksi

Minggu, 5 Oktober 2025 - 10:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: (Ilustrasi) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). @by_News9.id

FOTO: (Ilustrasi) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). @by_News9.id

SAMPANG, NEWS9 – Pemerintah berencana menerapkan sistem Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) dalam Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) secara bertahap mulai Juli 2025.

Kebijakan ini menuai tanggapan dari berbagai pihak, termasuk Ormas DPC Madura Asli (MADAS) Sampang, Jawa Timur, yang mengingatkan perlunya kesiapan fasilitas kesehatan sebelum implementasi.

Ketua DPC MADAS Sampang, Umar Faruk, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap kondisi rumah sakit rujukan, seperti RS dr. Mohammad Zyn Sampang, yang saat ini masih menghadapi keterbatasan fasilitas dan antrean panjang pasien rawat inap.

Baca Juga:  Jejak Kontroversi Kanit Reskrim Masalembu Terkuak, Masyarakat Minta Kapolresta dan Kapolda Bertindak

Dia menilai pemberlakuan KRIS JKN dapat memperparah situasi tersebut karena potensi pengurangan jumlah tempat tidur sesuai Perpres No. 59 Tahun 2024 tentang Jaminan Kesehatan.

“Dengan kondisi yang sudah padat, penerapan KRIS berisiko menyebabkan pelayanan kesehatan menjadi kurang maksimal,” ujar Umar Faruk, Minggu (5/10).

MADAS berharap pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh dan menunda pemberlakuan kebijakan ini sampai fasilitas kesehatan siap memenuhi standar teknis dan administratif, serta sosialisasi dilakukan secara optimal.

Baca Juga:  Kadis Bungkam, Dugaan Pungli Berkedok Iuran Kebersihan di Food Colony Pamekasan

Sementara itu, pemerintah menekankan bahwa tujuan KRIS JKN adalah untuk menyederhanakan kelas pelayanan dalam BPJS Kesehatan, meningkatkan efisiensi, dan memastikan kesetaraan layanan kepada peserta JKN.

Pemerintah juga berkomitmen mendukung peningkatan kapasitas fasilitas kesehatan agar mampu memenuhi kebutuhan pasien dengan standar layanan yang ditetapkan.

Baca Juga:  Husnol Maulidi, Pemuda Inspiratif di Balik Klinik Pratama Bunda Maharani

Penerapan KRIS JKN memang menuntut kesiapan infrastruktur, sumber daya manusia, dan koordinasi antar lembaga kesehatan.

Keseimbangan antara kebijakan nasional dan kondisi lapangan menjadi tantangan utama agar tujuan jaminan kesehatan dapat tercapai tanpa mengorbankan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dengan dialog yang konstruktif antara pemerintah, fasilitas kesehatan, dan masyarakat, diharapkan pelaksanaan KRIS JKN dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat optimal bagi seluruh peserta JKN. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SPMB Tahap III Dibuka, SMKN Ihya’ Ulumudin Banyuwangi Siapkan Lulusan Berdaya Saing Global
HMP PGSD UPI Sumenep Buka Ajang Olimpiade SD Tingkat Jawa Timur
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah di Sampang, Untuk Tekan Biaya Logistik
RSUD Caruban Gelar Khitan Massal, Wujud Nyata Kepedulian Kesehatan dan Dukungan Bagi Generasi Sehat Kabupaten Madiun
SDN Paseyan 1 Sampang Gelar Jalan Sehat dan Beri Penghargaan Siswa Berprestasi
Permudah Akses Informasi dan Pengaduan, RSUDMA Sumenep Hadirkan IPP 24 Jam
Ombudsman RI, BPKN dan YLKI Sambangi RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep
Polsek Pasrujambe Pantau Lahan Pertanian Jagung,Dukung Ketahanan Pangan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 23:01 WIB

SPMB Tahap III Dibuka, SMKN Ihya’ Ulumudin Banyuwangi Siapkan Lulusan Berdaya Saing Global

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:59 WIB

HMP PGSD UPI Sumenep Buka Ajang Olimpiade SD Tingkat Jawa Timur

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:50 WIB

Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah di Sampang, Untuk Tekan Biaya Logistik

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:38 WIB

RSUD Caruban Gelar Khitan Massal, Wujud Nyata Kepedulian Kesehatan dan Dukungan Bagi Generasi Sehat Kabupaten Madiun

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:05 WIB

SDN Paseyan 1 Sampang Gelar Jalan Sehat dan Beri Penghargaan Siswa Berprestasi

Berita Terbaru

FOTO: Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, SH, MH. @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026 Disepakati

Selasa, 11 Agu 2026 - 21:11 WIB