Pengukuhan dan Muskerda MUI Kabupaten Madiun 2025–2030: Konsolidasi Moral Umat dan Penguatan Sinergi Daerah

- Penulis

Senin, 27 April 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Pengukuhan dan Musyawarah Kerja Daerah (Muskerda) Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Madiun. @by_News9.id

FOTO: Pengukuhan dan Musyawarah Kerja Daerah (Muskerda) Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Madiun. @by_News9.id

MADIUN, NEWS9 – Pengukuhan dan Musyawarah Kerja Daerah (Muskerda) Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Madiun masa khidmat 2025–2030 berlangsung khidmat di Pendopo Muda Graha, Kota Madiun, Minggu (26/4/2026) malam.

Kegiatan yang dihadiri sekitar 100 peserta ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat konsolidasi keulamaan sekaligus merumuskan arah kebijakan keumatan di tingkat daerah.

Acara tersebut dipimpin oleh Ketua Umum MUI Kabupaten Madiun, Moh. Munir, dan dihadiri sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Bupati Madiun Hari Wuryanto, Wakil Bupati Purnomo Hadi,, serta perwakilan TNI-Polri dan Kejaksaan. Hadir pula Sekretaris Umum MUI Provinsi Jawa Timur, M. Hasan Ubaidillah.

Baca Juga:  Lapas Banyuwangi Kenalkan Senjata Hingga Mesin 3D Ke CPNS

Dalam sambutannya, Moh. Munir menegaskan bahwa pengukuhan ini merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, dan komitmen dalam melayani umat.

Ia menekankan posisi MUI sebagai khadimul ummah (pelayan umat) sekaligus shadiqul hukumah (mitra pemerintah) dalam menjaga harmoni kehidupan beragama.

“Pengurus yang baru harus solid, adaptif terhadap dinamika zaman, serta mampu memberikan pembinaan yang konstruktif kepada masyarakat dengan tetap berpegang pada nilai-nilai Islam moderat,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Madiun Hari Wuryanto menekankan pentingnya peran strategis MUI sebagai mitra pemerintah dalam memperkuat moralitas publik dan pembangunan sosial.

Baca Juga:  Musrenbang RKPD 2026, Bupati Sumenep Tekankan Sinergi dan Pembangunan Berkelanjutan

Menurutnya, keberhasilan program daerah mulai dari kesejahteraan masyarakat, pemberdayaan ekonomi umat, hingga ketahanan pangan dan kesehatan memerlukan dukungan aktif dari kalangan ulama.

“MUI diharapkan mampu menjadi perekat antara ulama dan umara, sekaligus menyaring arus informasi agar masyarakat tidak terjebak dalam hoaks dan provokasi,” katanya.

Dari perspektif tingkat provinsi, M. Hasan Ubaidillah menyoroti kompleksitas tantangan keumatan di era digital, termasuk maraknya disinformasi dan fenomena post-truth.

Ia menegaskan pentingnya peran MUI sebagai rujukan keagamaan yang kredibel sekaligus agen pencerahan publik.

“Muskerda ini harus menjadi ruang strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi dan merumuskan program kerja yang relevan, inovatif, serta mampu menjawab kebutuhan umat,” ungkapnya.

Secara substantif, forum Muskerda menghasilkan penegasan arah peran MUI Kabupaten Madiun sebagai aktor penting dalam menjaga stabilitas sosial-keagamaan, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta menangkal radikalisme, hoaks, dan disinformasi di tengah masyarakat.

Baca Juga:  Kodim 0828 Sampang Gelar Halal Bihalal, Teguhkan Semangat Persatuan dan Netralitas TNI

Muskerda ini sekaligus menjadi titik tolak bagi kepengurusan baru untuk membangun sinergi lintas sektor antara ulama, pemerintah, dan elemen masyarakat demi mewujudkan kehidupan beragama yang harmonis serta pembangunan daerah yang berkelanjutan di Kabupaten Madiun. ***

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kenal Pamit Kapolres Madiun, Bupati Hari Wuryanto Tekankan Penguatan Sinergi demi Menjaga Stabilitas dan Kondusivitas Daerah
PKDI Perkuat Sinergi dan Komunikasi dengan Polresta Sumenep
Pilkades Sumenep 2027 Bakal Gunakan e-Voting
Jurnalis Sampang Gelar Aksi Tolak Sebutan “Londo Ireng”
PCNU Kabupaten Probolinggo Desak Pemerataan Pembangunan hingga Penanganan Nikah Siri dan Stunting
Tim KMB Turun Evaluasi Proyek Irigasi HIPPA Agil Jaya di Sampang
Dipercaya Lagi, M. Hariri Nahkodai KJS Periode 2026–2029
Puncak Harkopnas ke-79 Ribuan Masyarakat Pamekasan mengikuti JJS
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 09:44 WIB

Kenal Pamit Kapolres Madiun, Bupati Hari Wuryanto Tekankan Penguatan Sinergi demi Menjaga Stabilitas dan Kondusivitas Daerah

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:08 WIB

PKDI Perkuat Sinergi dan Komunikasi dengan Polresta Sumenep

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:28 WIB

Pilkades Sumenep 2027 Bakal Gunakan e-Voting

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:18 WIB

Jurnalis Sampang Gelar Aksi Tolak Sebutan “Londo Ireng”

Senin, 27 Juli 2026 - 23:28 WIB

PCNU Kabupaten Probolinggo Desak Pemerataan Pembangunan hingga Penanganan Nikah Siri dan Stunting

Berita Terbaru

FOTO: Kepala DPMD Kabupaten Sumenep, Achmad Dzulkarnain, @by_News9.id

DAERAH

Pilkades Sumenep 2027 Bakal Gunakan e-Voting

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:28 WIB

FOTO: (ilustrasi) Terpidana kekerasan anak, Mas’oda, warga Desa Batuputih Daya, saat menyerahkan diri ke Kejaksaan Negeri Sumenep. @by_News9.id

HUKUM & KRIMINAL

Terpidana Kekerasan Anak Akhirnya Menyerahkan Diri ke Kejari Sumenep

Jumat, 31 Jul 2026 - 17:50 WIB