Dugaan Korupsi BSPS Menguat, 13 Kades Sudah Diperiksa Kejari Sumenep

- Editorial Team

Kamis, 24 April 2025 - 19:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: (Istimewa) Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep, Madura, Jawa Timur. @by_News9.id

Foto: (Istimewa) Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep, Madura, Jawa Timur. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam pelaksanaan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kabupaten Sumenep terus bergulir.

Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep telah memeriksa tiga kepala desa dari Kecamatan Bluto, Talango, dan Sapeken pada Rabu, 23 April 2025.

Kepala Desa berinisial NG dari Kecamatan Talango awalnya dijadwalkan diperiksa pada Senin, 21 April 2025, disusul Kepala Desa RD dari Kecamatan Sapeken pada Selasa, 22 April 2025.

Baca Juga:  Tim Tabur Kejari Lamongan Berhasil Tangkap DPO Narkotika Andri Gendro Wardono

Namun, keduanya baru memenuhi panggilan Kejari Sumenep pada hari Rabu, bersamaan dengan Kades dari Kecamatan Bluto.

Upaya konfirmasi kepada Kades NG dan RD terkait keterlambatan mereka menghadiri panggilan belum membuahkan hasil.

Baca Juga:  Waspada di Jalan Raya, Seorang Ibu di Sampang Jadi Korban Jambret

Keduanya tidak memberikan respons saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa Desa yang dipimpin RD menjadi penerima program BSPS terbanyak di Kecamatan Sapeken.

Bahkan, RD juga disebut-sebut aktif menawarkan program tersebut ke desa-desa lainnya.

Sampai saat ini, Kejari Sumenep telah memeriksa total 13 kepala desa dari 7 kecamatan, satu pejabat dari Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub), serta satu pejabat dari Balai Besar Wilayah Jatim IV.

Baca Juga:  Polisi Sebut M Bukan Pelaku, Polsek Masalembu Didesak Buka Fakta

Sementara itu, sumber internal Kejari Sumenep mengatakan bahwa jumlah pihak yang akan dipanggil masih akan terus bertambah, seiring dengan perkembangan penyelidikan terhadap dugaan penyimpangan realisasi program BSPS. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Sampang Ringkus Menantu Yang Habisi Nyawa Mertuanya
Polresta Sumenep Sita Bukti Kasus Dugaan Penebangan Liar
Polisi Rekonstruksi Dugaan Pembunuhan Wanita yang Ditemukan dalam Sumur
Kasus Penganiayaan Pegawai DPUTR Sumenep Tinggal Tunggu Penetapan Tersangka
Sudah Jadi Tersangka, Perkara Mantan Legislator Sumenep Belum Dilimpahkan
Chat Terbongkar, Pelaku Perkosaan dan Cabul Anak Diringkus Polisi
Kasus Dugaan Penganiayaan Pegawai DPUTR Sumenep Belum Ada Kepastian Hukum
Sekjen PPMI Nasional Soal Vonis Banding Kasus Andrie Yunus: Ada Cawe-cawe Militer
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 14:28 WIB

Polres Sampang Ringkus Menantu Yang Habisi Nyawa Mertuanya

Sabtu, 19 September 2026 - 22:03 WIB

Polresta Sumenep Sita Bukti Kasus Dugaan Penebangan Liar

Sabtu, 19 September 2026 - 11:55 WIB

Polisi Rekonstruksi Dugaan Pembunuhan Wanita yang Ditemukan dalam Sumur

Jumat, 18 September 2026 - 12:52 WIB

Kasus Penganiayaan Pegawai DPUTR Sumenep Tinggal Tunggu Penetapan Tersangka

Sabtu, 12 September 2026 - 21:05 WIB

Sudah Jadi Tersangka, Perkara Mantan Legislator Sumenep Belum Dilimpahkan

Berita Terbaru

FOTO: Sekda Sumenep Agus Dwi Saputra (tengah), bersama Kepala Dinas Ketenagakerjaan Sumenep, Mustangin (kanan), saat mengunjungi salah satu stand perusahaan. @by_News9.id

EKONOMI BISNIS

Job Fair 2026 Sumenep Buka 3.141 Lowongan Kerja

Senin, 28 Sep 2026 - 09:19 WIB

FOTO: Rapat staf di lingkungan Diskominfo Sumenep, @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Kadis Kominfo Sumenep Tekankan Disiplin dan Kekompakan

Senin, 28 Sep 2026 - 09:02 WIB