Telapor Sudah Tersangka, Penegak Keadilan PPA Polres Sumenep Jalan Miring

- Redaksi

Senin, 23 Juni 2025 - 13:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: (ilustrasi) Kasus kekerasan terhadap anak di bawah umur berinisial MF yang telah bergulir selama hampir delapan bulan, @by_News9.id

FOTO: (ilustrasi) Kasus kekerasan terhadap anak di bawah umur berinisial MF yang telah bergulir selama hampir delapan bulan, @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Sebuah ironi hukum kembali ditunjukkan di wilayah hukum Polres Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Kasus kekerasan terhadap anak di bawah umur berinisial MF yang telah bergulir selama hampir delapan bulan, hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda kejelasan seolah berjalan miring.

Padahal, terlapor yang merupakan orang dewasa berinisial Mas’ode, telah berstatus tersangka.

Baca Juga:  IWB Serahkan Puluhan Peket Sembako Serta Dorong Kepastian Hukum Kasus "Mamin Fiktif"

Mirisnya, hingga kini belum ada proses penahanan terhadap Mas’ode, yang diketahui berasal dari Desa Batuputih Daya, Kecamatan Batuputih, satu desa dengan korban.

Hal itu menimbulkan kekecewaan mendalam dari keluarga korban, khususnya ibu MF, yang terus berjuang menuntut keadilan bagi anaknya.

“Saya bahkan sudah tidak tahu harus berharap kepada siapa. Kami ini rakyat kecil, tapi anak saya terluka dan trauma akibat kekerasan. Pelakunya masih bebas menghirup udara segar, seolah hukum tidak berlaku untuk orang kaya,” ucap Madiye, ibu korban, dengan suara bergetar, Senin (23/6/2025).

Keluarga korban mempertanyakan kinerja Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Sumenep yang hingga kini belum juga melimpahkan berkas perkara ke Kejaksaan Negeri Sumenep.

Baca Juga:  Misteri di Balik Foto DPO Maya Puspitasari Kasus Bank Jatim

Kepada News9.id, ia mengungkapkan harapan akan keadilan kini seperti dongeng sebelum tidur indah namun tak nyata.

“Sudah delapan bulan berlalu, tapi penegakan hukum seperti terjebak dalam gelapnya birokrasi. Kami hanya ingin keadilan ditegakkan. Ini bukan cerita fiksi. Ini luka nyata bagi anak saya,” lanjut Madiye dengan nada tegas. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dituduh Curi Emas, HP Dirampas: Siasat Culas Kanit Reskrim Polsek Masalembu
ASN DPUTR Sumenep Diduga Aniaya Warga, Korban Malah Dilaporkan Balik
Berawal dari Stalking Medsos, Perempuan Diduga Dianiaya Istri Mantan Kekasih hingga Dibawa Keliling
Kuasa Hukum Pekerja Menangkan Gugatan, Atas Pemecatan Sepihak Oleh PT Sukanda Djaya
Dua Laporan, Satu Terlapor: Penyidikan Polsek Masalembu Diduga Sarat Kejanggalan
Diduga Aniaya Warga, Oknum ASN DPUTR Sumenep Dilaporkan ke Polisi
41 Gram Sabu dan Uang Puluhan Juta Disita, Bandar Narkoba di Masalembu Masih Bebas
Polisi Sebut M Bukan Pelaku, Polsek Masalembu Didesak Buka Fakta
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:40 WIB

Dituduh Curi Emas, HP Dirampas: Siasat Culas Kanit Reskrim Polsek Masalembu

Minggu, 9 Agustus 2026 - 19:14 WIB

ASN DPUTR Sumenep Diduga Aniaya Warga, Korban Malah Dilaporkan Balik

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:11 WIB

Berawal dari Stalking Medsos, Perempuan Diduga Dianiaya Istri Mantan Kekasih hingga Dibawa Keliling

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:57 WIB

Kuasa Hukum Pekerja Menangkan Gugatan, Atas Pemecatan Sepihak Oleh PT Sukanda Djaya

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:18 WIB

Dua Laporan, Satu Terlapor: Penyidikan Polsek Masalembu Diduga Sarat Kejanggalan

Berita Terbaru

FOTO: Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, SH, MH. @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026 Disepakati

Selasa, 11 Agu 2026 - 21:11 WIB