Tambelangan Gelar Rakor PKG Sekolah dan Strategi Eliminasi Kusta

- Redaktur

Rabu, 23 Juli 2025 - 13:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Rapat Koordinasi Program Kesehatan di Sekolah (PKG) sekaligus percepatan eliminasi penyakit kusta tingkat kecamatan. @by_News9.id

FOTO: Rapat Koordinasi Program Kesehatan di Sekolah (PKG) sekaligus percepatan eliminasi penyakit kusta tingkat kecamatan. @by_News9.id

SAMPANG, NEWS9 – Komitmen bersama untuk mewujudkan generasi sehat dan bebas dari penyakit kusta terus diperkuat.

Bertempat di Pendopo Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang, Rabu (23/7), dilangsungkan Rapat Koordinasi Program Kesehatan di Sekolah (PKG) sekaligus percepatan eliminasi penyakit kusta tingkat kecamatan.

Acara dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, diantaranya Camat Tambelangan Samsul Bahri, S.I., M.M., S.I., Sekcam Haris Ramadhan, S.STP., M.Si., Kapolsek AKP Tomo, S.Pd., Danramil Letda Inf. Ali Murdani, Korbiddikcam H. Ach. Fariji, S.Pd., M.M.Pd.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hadir pula pada kesempatan tersebut Kepala KUA Tambelangan Nur Holis, S.Ag., Korluh BPP Wahyudi, S.P., para kepala sekolah, pengawas pendidikan, tenaga kesehatan dari Puskesmas Tambelangan, serta sejumlah kepala desa dan tokoh masyarakat.

Baca Juga:  KMB Evaluasi Irigasi Plakaran Hijau, P3A Benahi dan Bantah Subkontrak

Dalam sambutannya, Camat Samsul Bahri menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menjalankan program kesehatan di sekolah.

“Rakor ini bertujuan menyamakan persepsi dan mengintegrasikan Program Kesehatan di Sekolah dengan upaya percepatan eliminasi penyakit kusta yang masih menjadi perhatian di beberapa wilayah,” tegasnya.

Rakor ini juga menjadi momentum strategis untuk memperkuat peran sekolah sebagai ujung tombak edukasi kesehatan.

Dalam sesi pemaparan, pihak Puskesmas menyampaikan strategi percepatan eliminasi kusta melalui pendekatan edukatif di lingkungan sekolah, peningkatan deteksi dini, serta pelibatan aktif para guru dalam kampanye hidup bersih dan sehat.

Baca Juga:  HMI Jatim Nilai Polisi Gagal Jamin Hak Konstitusional Pendemo

Kepala Puskesmas Tambelangan, dr. Bustanul Arifin, menyebutkan bahwa keterlibatan sekolah sangat vital dalam membentuk kesadaran siswa dan masyarakat tentang bahaya serta penanganan penyakit kusta.

“Pencegahan dan deteksi dini akan lebih efektif bila dimulai dari lingkungan sekolah. Peran guru dan tenaga pendidik sangat diperlukan dalam proses ini,” jelasnya.

Lebih lanjut, dr. Bustanul juga menyampaikan bahwa program PKG ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan di tingkat kabupaten bersama Menteri Kesehatan RI.

Pemerintah Kabupaten Sampang, di bawah kepemimpinan Bupati Slamet Junaidi, menargetkan eliminasi kusta tuntas pada tahun 2029, satu tahun lebih cepat dari target nasional yang ditetapkan Menteri Kesehatan pada 2030.

Baca Juga:  Tanggap Darurat Bencana, Lapas Banyuwangi Jalin Koordinasi dengan Basarnas

Program ini rencananya akan menyasar siswa berusia 7 hingga 17 tahun, baik dari sekolah formal maupun nonformal(Lembaga Pendidikan Agama) maupun Ponpes.

Selain sektor pendidikan, percepatan eliminasi kusta juga membutuhkan dukungan dari Forkopimcam, perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pemuda di setiap wilayah.

Dengan sinergi berbagai pihak, besar harapan bahwa target bebas kusta di Kabupaten Sampang pada 2029 dapat tercapai sesuai rencana, demi mewujudkan masyarakat yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. ***

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IMM Sumenep : 915 Perkara Kriminal Pada 2025, Polresta Harus Buktikan Kenaikan Status dengan Kenaikan Kinerja
Dialog Interaktif Satlantas Polresta Sumenep Kupas Tuntas Pajak Kendaraan 2026
Kunjungan Menhut RI Ke Kawasan Bromo Didampingi Kapolres Lumajang
Lomba Masak Mie di Pemkab Sumenep Perkuat Kekompakan ASN dan Forkopimda
Mahameru Lantas Warnai HUT ke-81 RI, Satlantas Polresta Sumenep Tebar Edukasi dan Bagikan Bendera Merah Putih
Tragedi Kebakaran KM Mutiara Sentosa II, Menhub RI Temui Bupati Sumenep
Wabup Sumenep Pastikan Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 Dapat Penanganan Terbaik
Jejak Kontroversi Kanit Reskrim Masalembu Terkuak, Masyarakat Minta Kapolresta dan Kapolda Bertindak
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 07:23 WIB

IMM Sumenep : 915 Perkara Kriminal Pada 2025, Polresta Harus Buktikan Kenaikan Status dengan Kenaikan Kinerja

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:57 WIB

Dialog Interaktif Satlantas Polresta Sumenep Kupas Tuntas Pajak Kendaraan 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:41 WIB

Kunjungan Menhut RI Ke Kawasan Bromo Didampingi Kapolres Lumajang

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:46 WIB

Lomba Masak Mie di Pemkab Sumenep Perkuat Kekompakan ASN dan Forkopimda

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Mahameru Lantas Warnai HUT ke-81 RI, Satlantas Polresta Sumenep Tebar Edukasi dan Bagikan Bendera Merah Putih

Berita Terbaru

FOTO: (ilustrasi) Moh. Syaiful Anam alias Nanang, terduga bandar narkoba di wilayah Masalembu. @by_News9.id

HUKRIM

Bandar Narkoba Masalembu Melarikan Diri ke Malaysia

Kamis, 13 Agu 2026 - 10:49 WIB

FOTO: Barang bukti narkotika jenis sabu hasil Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026. @by_News9.id

HUKRIM

Satresnarkoba Polresta Sumenep Ungkap Kasus Sabu 4,28 Gram

Kamis, 13 Agu 2026 - 09:38 WIB