Suara Hati RSUD Sumenep: dr. Erliyati Masih Dibutuhkan

- Penulis

Minggu, 27 Juli 2025 - 01:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo bersama dr. Erliyati saat  menyambut kunjungan Direktur TI BPJS Kesehatan di RSUD dr. H. Moh. Anwar dan menyapa para pasien. @by_News9.id

FOTO: Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo bersama dr. Erliyati saat menyambut kunjungan Direktur TI BPJS Kesehatan di RSUD dr. H. Moh. Anwar dan menyapa para pasien. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Di tengah geliat perubahan pelayanan di RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, satu nama mencuat sebagai sosok kunci di balik transformasi besar yang terjadi dr. Erliyati.

Perempuan yang dikenal tegas namun hangat itu dinilai berhasil membawa rumah sakit plat merah tersebut menuju arah pelayanan yang lebih manusiawi, efektif, dan profesional.

Suara dukungan dari berbagai elemen internal rumah sakit mulai bermunculan, menyuarakan satu hal yang sama: RSUD Sumenep masih sangat membutuhkan dr. Erliyati.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Selama beliau menjabat, pelayanan lebih cepat, tenaga medis lebih ramah, dan yang paling terasa adalah sentuhan empatinya terhadap pasien dan keluarga,” ungkap Rifki, salah satu aktivis kesehatan di Sumenep, Minggu (27/7/2025).

Tidak hanya dari masyarakat umum, dukungan kuat juga datang dari jajaran tenaga medis, perawat, hingga pegawai nonmedis yang selama ini merasakan langsung iklim kerja positif yang dibangun oleh dr. Erliyati.

Baca Juga:  Satgas TMMD ke-123 Pasang Post Railing Pagar Jembatan di Desa Burno

Dia tidak hanya menjadi direktur, melainkan juga inspirator dan pembina bagi ratusan tenaga kesehatan di lingkungan RSUD.

“Beliau bukan hanya atasan, tapi juga pelindung kami. Suasana kerja jadi jauh lebih manusiawi. Kalau beliau pergi, rumah sakit ini bisa kehilangan arah,” ujar salah satu dokter spesialis senior.

Seorang perawat senior bahkan menyatakan, sosok dr. Erliyati telah membentuk ruang komunikasi yang terbuka antara pimpinan dan staf, serta membawa etika kuat dalam pengambilan setiap keputusan medis maupun administratif.

“Dulu banyak yang takut bicara, sekarang kami merasa dihargai. Beliau juga sering turun langsung melihat kondisi pasien dan tim medis,” tambahnya.

Gelombang aspirasi tersebut bukan tanpa alasan.

Baca Juga:  Pemkab Lumajang Gelar Bimtek Optimalisasi Indeks SPBE Menuju Transformasi Pemerintahan Digital

Di bawah kepemimpinan dr. Erliyati, RSUD dr. H. Moh. Anwar meraih sejumlah penghargaan dan terus mencatatkan kemajuan dalam pelayanan publik, termasuk percepatan layanan IGD, penyederhanaan birokrasi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia kesehatan.

Meski belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Kabupaten Sumenep terkait masa depan kepemimpinan dr. Erliyati di RSUD, sinyal kuat dari internal rumah sakit jelas menyampaikan bahwa publik dan tenaga medis masih berharap besar kepada dirinya.

“Jangan sampai karena dinamika internal, rumah sakit ini kehilangan pemimpin yang benar-benar bekerja dengan hati,” tutur salah satu staf administrasi.

Mengapa RSUD Sumenep Masih Butuh dr. Erliyati? Jawabannya sederhana, karena pelayanan tidak hanya soal sistem, tapi juga soal hati nurani.

Baca Juga:  Disambut Tradisi Pedang Pora, AKBP Rivanda Resmi Pimpin Polres Sumenep

dr. Erliyati bukan sekadar pemimpin administratif. Ia hadir sebagai wajah humanis dunia kesehatan di Sumenep.

Di saat pemimpin lain sibuk di ruang rapat, ia memilih menyapa pasien rawat inap, mendengarkan keluhan perawat, hingga turun langsung ke IGD tanpa perlu pencitraan media.

Sosok seperti dirinya, yang merangkul tenaga medis sekaligus memahami penderitaan pasien, bukanlah sesuatu yang mudah digantikan.

Kini publik hanya bisa berharap agar pemerintah daerah mendengarkan suara dari bawah.

Sebab mempertahankan dr. Erliyati bukan hanya pilihan melainkan keputusan strategis demi masa depan pelayanan kesehatan yang lebih baik di Sumenep. ***

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IMM Sumenep : 915 Perkara Kriminal Pada 2025, Polresta Harus Buktikan Kenaikan Status dengan Kenaikan Kinerja
Dialog Interaktif Satlantas Polresta Sumenep Kupas Tuntas Pajak Kendaraan 2026
Kunjungan Menhut RI Ke Kawasan Bromo Didampingi Kapolres Lumajang
Lomba Masak Mie di Pemkab Sumenep Perkuat Kekompakan ASN dan Forkopimda
Mahameru Lantas Warnai HUT ke-81 RI, Satlantas Polresta Sumenep Tebar Edukasi dan Bagikan Bendera Merah Putih
Tragedi Kebakaran KM Mutiara Sentosa II, Menhub RI Temui Bupati Sumenep
Wabup Sumenep Pastikan Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 Dapat Penanganan Terbaik
Jejak Kontroversi Kanit Reskrim Masalembu Terkuak, Masyarakat Minta Kapolresta dan Kapolda Bertindak
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 07:23 WIB

IMM Sumenep : 915 Perkara Kriminal Pada 2025, Polresta Harus Buktikan Kenaikan Status dengan Kenaikan Kinerja

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:41 WIB

Kunjungan Menhut RI Ke Kawasan Bromo Didampingi Kapolres Lumajang

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:46 WIB

Lomba Masak Mie di Pemkab Sumenep Perkuat Kekompakan ASN dan Forkopimda

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Mahameru Lantas Warnai HUT ke-81 RI, Satlantas Polresta Sumenep Tebar Edukasi dan Bagikan Bendera Merah Putih

Selasa, 4 Agustus 2026 - 07:09 WIB

Tragedi Kebakaran KM Mutiara Sentosa II, Menhub RI Temui Bupati Sumenep

Berita Terbaru

FOTO: Mahyuni, pemilik pohon, bersama keluarga saat mendatangi Polresta Sumenep. @by_News9.id

HUKUM & KRIMINAL

Program Lisdes di Batang-Batang Daya Berujung Laporan Polisi

Rabu, 12 Agu 2026 - 23:45 WIB

FOTO: Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, SH, MH. @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026 Disepakati

Selasa, 11 Agu 2026 - 21:11 WIB