Truk Solar Raib di Polres Sumenep, Aktivis Senior Sentil Pola Lama Penegakan Hukum

- Editorial Team

Rabu, 31 Desember 2025 - 21:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Zamrud Khan, SH, Direktur KONTRA’SM sekaligus Deputi Hukum GMPK (Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi) bersama truk engkel bermuatan puluhan jerigen solar subsidi yang sempat diamankan polisi. @by_News9.id

FOTO: Zamrud Khan, SH, Direktur KONTRA’SM sekaligus Deputi Hukum GMPK (Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi) bersama truk engkel bermuatan puluhan jerigen solar subsidi yang sempat diamankan polisi. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Penegakan hukum atas dugaan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di Kabupaten Sumenep, kini menuai sorotan tajam aktivis.

Kali ini, kritik keras datang dari aktivis senior sekaligus praktisi hukum kawakan, Zamrud Khan, SH.

Zamrud mempertanyakan kejelasan penanganan kasus truk bermuatan solar subsidi yang sebelumnya diamankan Polsek Pasongsongan, namun kemudian dilimpahkan ke Polres Sumenep.

Alih-alih transparan, kasus tersebut justru terkesan menguap tanpa jejak.

Kasus itu mencuat ke ruang publik setelah sebuah truk engkel bermuatan puluhan jerigen solar subsidi diamankan polisi pada Kamis malam (26/9/2025), lalu.

Anehnya, truk beserta muatannya itu mendadak “menghilang” dari pantauan masyarakat dan hingga kini tak jelas status hukumnya.

Perkara yang ditangani oleh Unit Pidsus Satreskrim Polres Sumenep tersebut kini tanpa kejelasan perkembangan hukum.

Baca Juga:  Diduga Ngantuk, Sopir Innova Picu Tabrakan Beruntun di Sampang

Tidak ada penetapan tersangka, tidak ada konferensi pers, bahkan barang bukti seolah lenyap tanpa penjelasan resmi.

Direktur KONTRA’SM sekaligus Deputi Hukum GMPK (Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi) itu secara terbuka menyindir wajah penegakan hukum di tubuh Polri yang dinilainya kerap berulang, problematik, dan sarat kontroversi.

“Bukan institusi Polri namanya jika tanpa kontroversi penegakan hukum. Dari pusat sampai daerah, polanya hampir selalu sama,” ujar Zamrud Khan dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Rabu (31/12/2025).

Zamrud bahkan membandingkan penanganan kasus serupa di daerah lain yang dinilainya jauh lebih tegas dan transparan.

“Di Polda Bali, Ditreskrimsus berani menahan tersangka penimbunan solar. Tapi di Polres Sumenep, kasus solar subsidi yang dilimpahkan dari Polsek ke Unit Pidsus justru tidak jelas nasibnya,” cetus Zamrud, yang juga adik kandung pengacara nasional Azam Khan.

Menurutnya, ketidakjelasan itu menjadi rapor merah pengawasan internal kepolisian di Sumenep.

Baca Juga:  Nakhoda Baru Polres Lumajang, AKBP Riki Yariandi Siap Pererat Sinergi Masyarakat

Dia menilai kritik masyarakat sipil dan media seharusnya dijawab dengan tindakan hukum konkret, bukan dengan sikap bungkam.

“Siapapun Kapolresnya, sepertinya selalu sulit tegas terhadap jajarannya. Padahal Januari 2026 sudah ada Kapolres baru. Kasus lama ini wajib dituntaskan agar tidak menjadi warisan busuk dan preseden buruk,” tegasnya.

Lebih jauh, Zamrud menilai lemahnya penegakan hukum dalam kasus mafia BBM sangat mungkin berkorelasi langsung dengan kelangkaan solar subsidi yang terus menghantui masyarakat Sumenep.

Petani dan nelayan selama ini harus berjibaku dengan antrean panjang di SPBU, sementara praktik penimbunan oleh para mafia BBM seolah dibiarkan.

Baca Juga:  DPRD Sampang Gelar Paripurna Penetapan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Pilkada 2024

Padahal, ancaman hukum terhadap pelaku penyalahgunaan BBM subsidi tergolong berat. Pasal 55 UU Nomor 22 Tahun 2001 tentang Migas, sebagaimana diubah dalam UU Nomor 6 Tahun 2023 (UU Cipta Kerja), mengatur pidana penjara maksimal 6 tahun dan denda hingga Rp60 miliar.

“Pertanyaannya sederhana, apakah ada korelasi antara lemahnya penegakan hukum dengan panjangnya antrean solar di SPBU Sumenep? Polisi sebagai penegak hukum di wilayah strategis ini yang harus menjawabnya,” pungkas Zamrud.

Hingga detik ini, Polres Sumenep, khususnya Kasatreskrim belum memberikan keterangan resmi, meski upaya konfirmasi telah dilakukan berulang kali oleh tim redaksi.

Ketertutupan informasi terkait status truk dan muatan solar subsidi tersebut justru kian memperkuat spekulasi dan kecurigaan publik terhadap integritas penegakan hukum di Sumenep. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pegawai Dinas PUTR Sumenep Jadi Tersangka
Polresta Sumenep Tahan Asmawi, Korban Desak Hukum Dikawal Hingga Persidangan
Kasus Pohon Siwalan, Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka
Kasus Penganiayaan di Sumenep Mandek, Keluarga Korban Tagih Kepastian Hukum
Sempat Keluhkan Sakit Kepala, Pria Pamolokan Ditemukan Meninggal di Rumah
PPD Desak Polresta Sumenep Segera Panggil Tersangka Asmawi
Kasus Penebangan Pohon, Polresta Sumenep Naikkan Status Asmawi Jadi Tersangka
Curanmor Probolinggo Makin Nekat, Honda Beat Raib Hanya Lima Menit di Sumberasih
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:46 WIB

Pegawai Dinas PUTR Sumenep Jadi Tersangka

Minggu, 11 Oktober 2026 - 16:39 WIB

Polresta Sumenep Tahan Asmawi, Korban Desak Hukum Dikawal Hingga Persidangan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Kasus Pohon Siwalan, Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Kasus Penganiayaan di Sumenep Mandek, Keluarga Korban Tagih Kepastian Hukum

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:07 WIB

Sempat Keluhkan Sakit Kepala, Pria Pamolokan Ditemukan Meninggal di Rumah

Berita Terbaru

FOTO: Para peserta mengikuti pengujian sesuai jenjang kompetensi Muda, Madya, dan Utama. @by_News9.id

DAERAH

Hasil UKW di Surabaya, 29 Wartawan Raih Predikat Kompeten

Jumat, 16 Okt 2026 - 23:28 WIB

FOTO: Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustin, S.Si., M.IP., (tengah) saat menghadiri kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW). @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Perisai Anak Jadi Andalan Diskominfo Jatim

Kamis, 15 Okt 2026 - 18:07 WIB