Sosialisasi Simbolik Tanpa Nyali, Bandar Narkoba Masalembu Sarat Dilindungi Aparat

- Editorial Team

Minggu, 15 Februari 2026 - 15:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: (ilustrasi) Empat bandar berinisial H, S, P, dan A yang sarat dilindungi Aparat masih bebas menjalankan bisnis haramnya. @by_News9.id

FOTO: (ilustrasi) Empat bandar berinisial H, S, P, dan A yang sarat dilindungi Aparat masih bebas menjalankan bisnis haramnya. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Sosialisasi yang digelar aparat penegak hukum (APH) di Masalembu diduga tak lebih dari seremoni tanpa taring.

Di balik spanduk dan pidato normatif, peredaran gelap narkoba justru disebut-sebut tetap berjalan terang-terangan, terorganisir, dan kian masif.

Ironisnya, lokasi transaksi narkoba sebelumnya hanya berjarak sekitar 60 meter dari kantor Polsek Masalembu.

Kini, setelah sorotan publik menguat, aktivitas tersebut disebut berpindah ke Desa Suka Jeruk, tepatnya di Dusun Gunung. Pertanyaannya, siapa yang menjamin keamanan itu?

Aktivis Sumenep berinisial FR mengungkapkan, nama-nama bandar besar narkoba di Masalembu sebenarnya telah disetorkan langsung dalam audiensi bersama Kapolres Sumenep saat itu, AKBP Rivanda.

Baca Juga:  Pelaku Penganiayaan Brutal Dilaporkan ke Polres Pamekasan

Pertemuan tersebut, kata FR, juga disaksikan KBO Narkoba dan sejumlah JPU Polres Sumenep.

“Saat audiensi bersama Kapolres Sumenep, AKBP Rivanda, disaksikan KBO Narkoba dan beberapa JPU, nama-nama bandar serta beberapa oknum polisi sudah saya tunjukkan dan serahkan. Artinya, pimpinan sudah tahu,” tegas FR, Minggu (15/2).

Namun hingga kini, kata FR, para bandar yang disebut berinisial H, S, P, dan A masih bebas menjalankan bisnis haramnya. Bahkan disebut merambah lintas pulau.

FR menduga kuat, peredaran narkoba di Masalembu tidak mungkin berjalan tanpa adanya pembiaran, bahkan dugaan peran dan kendali dari oknum di internal kepolisian setempat.

Baca Juga:  Lapas Banyuwangi Gandeng Dinsos Siapkan Strategi Tanggap Bencana, Bahas Bantuan Logistik Hingga Pendampingan Psikososial Bagi Warga Binaan

Sorotan pun mengarah kepada Kapolsek Masalembu, Ipda Asnan, yang dinilai gagal atau diduga membiarkan situasi ini berlarut.

“Kami tidak butuh ceramah. Yang kami butuhkan tindakan. Empat bandar itu bukan rahasia umum lagi. Kalau aparat serius, satu minggu saja bisa bersih,” tegasnya.

FR meminta Presiden Prabowo Subianto, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Kapolda Jawa Timur Nanang Avianto, serta Kapolres Sumenep yang baru, Anang Hardiyanto untuk segera mengevaluasi dan memeriksa jajaran Polsek Masalembu secara menyeluruh.

Masyarakat Masalembu kini berada di titik jenuh. Mereka menilai, kegiatan sosialisasi anti-narkoba tidak lebih dari langkah simbolik yang miskin keberanian.

“Jika bandar sudah diketahui, lokasi sudah terpetakan, dan laporan sudah diserahkan lalu apa lagi alasan untuk tidak bertindak. Masalembu bukan pulau tanpa hukum. Jika benar peredaran narkoba masih dibiarkan hidup dan bahkan berpindah lokasi tanpa hambatan, kami berhak bertanya apakah aparat tidak mampu, atau tidak mau. Jika institusi ingin menjaga marwahnya, Masalembu adalah ujian nyata. Bukan dengan baliho dan penyuluhan, tetapi dengan borgol dan proses hukum yang transparan,” tandasnya. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Sampang Ringkus Menantu Yang Habisi Nyawa Mertuanya
Polresta Sumenep Sita Bukti Kasus Dugaan Penebangan Liar
Polisi Rekonstruksi Dugaan Pembunuhan Wanita yang Ditemukan dalam Sumur
Kasus Penganiayaan Pegawai DPUTR Sumenep Tinggal Tunggu Penetapan Tersangka
Sudah Jadi Tersangka, Perkara Mantan Legislator Sumenep Belum Dilimpahkan
Chat Terbongkar, Pelaku Perkosaan dan Cabul Anak Diringkus Polisi
Kasus Dugaan Penganiayaan Pegawai DPUTR Sumenep Belum Ada Kepastian Hukum
Sekjen PPMI Nasional Soal Vonis Banding Kasus Andrie Yunus: Ada Cawe-cawe Militer
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 14:28 WIB

Polres Sampang Ringkus Menantu Yang Habisi Nyawa Mertuanya

Sabtu, 19 September 2026 - 22:03 WIB

Polresta Sumenep Sita Bukti Kasus Dugaan Penebangan Liar

Sabtu, 19 September 2026 - 11:55 WIB

Polisi Rekonstruksi Dugaan Pembunuhan Wanita yang Ditemukan dalam Sumur

Jumat, 18 September 2026 - 12:52 WIB

Kasus Penganiayaan Pegawai DPUTR Sumenep Tinggal Tunggu Penetapan Tersangka

Sabtu, 12 September 2026 - 21:05 WIB

Sudah Jadi Tersangka, Perkara Mantan Legislator Sumenep Belum Dilimpahkan

Berita Terbaru

FOTO: Sekda Sumenep Agus Dwi Saputra (tengah), bersama Kepala Dinas Ketenagakerjaan Sumenep, Mustangin (kanan), saat mengunjungi salah satu stand perusahaan. @by_News9.id

EKONOMI BISNIS

Job Fair 2026 Sumenep Buka 3.141 Lowongan Kerja

Senin, 28 Sep 2026 - 09:19 WIB

FOTO: Rapat staf di lingkungan Diskominfo Sumenep, @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Kadis Kominfo Sumenep Tekankan Disiplin dan Kekompakan

Senin, 28 Sep 2026 - 09:02 WIB