Mutasi ASN Sumenep Digelar, Penyegaran Birokrasi atau Sekadar Tukar Kursi

- Redaksi

Rabu, 14 Januari 2026 - 16:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Aparatur Sipil Negara (ASN), saat pengambilan sumpah dan janji pejabat di Pendopo Agung Keraton,

FOTO: Aparatur Sipil Negara (ASN), saat pengambilan sumpah dan janji pejabat di Pendopo Agung Keraton,

SUMENEP, NEWS9 – Pemerintah Kabupaten Sumenep kembali menggulirkan mutasi dan promosi jabatan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Langkah yang secara resmi disebut sebagai upaya meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan kualitas pelayanan publik itu kembali memantik sorotan publik sejauh mana mutasi benar-benar berdampak pada perbaikan kinerja birokrasi.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan, mutasi tidak boleh dimaknai sebagai hukuman, tekanan, apalagi kepentingan pribadi.

Menurutnya, rotasi jabatan adalah bagian dari penyegaran organisasi dan penguatan kelembagaan pemerintah daerah.

“Kami melakukan penataan dan mutasi jabatan dengan target kinerja perangkat daerah semakin optimal. Ujungnya, program pembangunan berjalan lebih efektif dan pelayanan publik meningkat,” kata Bupati Fauzi saat pengambilan sumpah dan janji pejabat di Pendopo Agung Keraton, Rabu (14/1/2026).

Bupati menekankan bahwa setiap ASN harus siap ditempatkan di mana pun sesuai kebutuhan organisasi.

Baca Juga:  Sidak Bupati Bongkar Semrawut Pasar Kolpajung

Loyalitas, profesionalitas, dan kesiapan bekerja dinilai sebagai konsekuensi logis dari status ASN sebagai abdi negara dan abdi masyarakat.

Namun demikian, mutasi yang berulang kali dilakukan juga memunculkan pertanyaan kritis apakah rotasi itu benar-benar berbasis evaluasi kinerja, atau sekadar pergeseran posisi tanpa perubahan pola kerja.

Dalam mutasi kali ini, sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II) dilantik, di antaranya Ferdiansyah Tetrajaya sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah, Faruk Hanafi sebagai Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata, Agus Dwi Saputra sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, serta Anwar Syahroni sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup.

Baca Juga:  Dukung Infrastruktur Desa, Babinsa Kenongo Dampingi Pengecoran Jalan Rabat Beton

Selain itu, Moh. Iksan dipercaya memimpin Dinas Pendidikan, Heru Santoso sebagai Kepala Dinas Perizinan Terpadu Satu Pintu, Rahman Riadi sebagai Kepala Dinas Sosial, Mustangin sebagai Kepala Dinas Ketenagakerjaan, dan Benny Irawan sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM.

Tidak berhenti di level atas, rotasi juga menyasar 69 pejabat pengawas eselon IV di tingkat kecamatan.

Jumlah yang tidak kecil, dan menjadi ujian apakah mutasi massal itu mampu mempercepat pelayanan publik atau justru menimbulkan adaptasi berkepanjangan di lapangan.

Baca Juga:  Polres Lamongan Gelar Operasi Brantas Knalpot Brong, Jelang Pengesahan Warga baru PSHT

Bupati memastikan seluruh proses mutasi dilakukan sesuai peraturan perundang-undangan, berbasis penilaian kinerja dan kompetensi ASN.

Ia mengklaim optimistis penataan birokrasi tersebut akan melahirkan pemerintahan daerah yang profesional, efektif, dan berorientasi pada hasil.

“Dengan penataan birokrasi yang tepat, roda pemerintahan diharapkan mampu menghadirkan pelayanan publik yang prima dan pembangunan daerah yang berkelanjutan,” pungkasnya.

Sementara itu, masyarakat kini menunggu pembuktian. Sebab, mutasi tidak cukup berhenti pada seremoni pelantikan.

Ukuran keberhasilannya hanya satu, perubahan nyata di meja pelayanan dan di tengah masyarakat. Jika tidak, mutasi hanyalah perpindahan kursi tanpa arti. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lomba Masak Mie di Pemkab Sumenep Perkuat Kekompakan ASN dan Forkopimda
Mahameru Lantas Warnai HUT ke-81 RI, Satlantas Polresta Sumenep Tebar Edukasi dan Bagikan Bendera Merah Putih
Tragedi Kebakaran KM Mutiara Sentosa II, Menhub RI Temui Bupati Sumenep
Wabup Sumenep Pastikan Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 Dapat Penanganan Terbaik
Jejak Kontroversi Kanit Reskrim Masalembu Terkuak, Masyarakat Minta Kapolresta dan Kapolda Bertindak
Ajak Warga Semarakkan HUT ke-81 RI, Bupati Sumenep Bagikan Bendera Merah Putih ke ASN
TIHT 2026 Naik, Bupati Sumenep Perkuat Sinergi Petani dan Industri Rokok
Bupati Fauzi dan Wabup Imam Hasyim Semarakan HUT ke-81 RI
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:46 WIB

Lomba Masak Mie di Pemkab Sumenep Perkuat Kekompakan ASN dan Forkopimda

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Mahameru Lantas Warnai HUT ke-81 RI, Satlantas Polresta Sumenep Tebar Edukasi dan Bagikan Bendera Merah Putih

Selasa, 4 Agustus 2026 - 07:09 WIB

Tragedi Kebakaran KM Mutiara Sentosa II, Menhub RI Temui Bupati Sumenep

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:18 WIB

Wabup Sumenep Pastikan Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 Dapat Penanganan Terbaik

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:06 WIB

Jejak Kontroversi Kanit Reskrim Masalembu Terkuak, Masyarakat Minta Kapolresta dan Kapolda Bertindak

Berita Terbaru

FOTO: (ilustrasi) Pelaku seorang ASN berinisial S, yang bertugas di Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Sumenep, @by_News9.id

HUKUM & KRIMINAL

ASN DPUTR Sumenep Diduga Aniaya Warga, Korban Malah Dilaporkan Balik

Minggu, 9 Agu 2026 - 19:14 WIB

FOTO: Pria terduga pelaku saat diamankan aparat kepolisian. @by_News9.id

PERISTIWA

Perempuan Asal Songgon Tewas di Rumah Pasangan Siri

Minggu, 9 Agu 2026 - 18:04 WIB