BeritaPemerintahan

Transformasi Industri Garam Dipercepat, Pemerintah Targetkan Swasembada 2027

140
×

Transformasi Industri Garam Dipercepat, Pemerintah Targetkan Swasembada 2027

Sebarkan artikel ini
Transformasi Industri Garam Dipercepat, Pemerintah Targetkan Swasembada 2027
FOTO: Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, (tengah), saat meninjau fasilitas produksi PT Garam di Sampang, @by_News9.id

SAMPANG, NEWS9 – Pemerintah mempercepat transformasi industri garam nasional untuk mengejar target swasembada pada 2027.

Hal itu ditegaskan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, saat meninjau fasilitas produksi PT Garam di Sampang, Minggu (8/3).

Kunjungan tersebut dilakukan guna memastikan implementasi percepatan pembangunan industri garam nasional sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 17 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan Pergaraman Nasional, sekaligus mendorong modernisasi produksi agar mampu menekan ketergantungan impor.

“Karena itu kehadiran saya sebagai Menko Pangan untuk memastikan percepatan pembangunan pabrik garam baru dan peningkatan produksi nasional menuju swasembada tahun 2027,” ujar Zulkifli Hasan.

Dalam peninjauan tersebut, pemerintah mendorong transformasi industri di tubuh PT Garam agar lebih produktif dan berdaya saing.

Langkah itu mencakup ekspansi lahan produksi serta penerapan teknologi pengolahan modern guna meningkatkan efisiensi dan kualitas garam industri.

Salah satu agenda strategis yang disiapkan adalah rencana ekstensifikasi lahan produksi bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia di Pulau Rote.

Selain itu, perusahaan juga didorong mengembangkan teknologi produksi seperti Mechanical Vapor Recompression dan Sea Water Reverse Osmosis untuk meningkatkan kualitas garam industri domestik.

Pemerintah juga merancang penguatan fasilitas produksi di sejumlah wilayah potensial, termasuk Gresik dan kawasan lain yang memiliki prospek pengembangan tambak garam.

Di sisi hulu, pemerintah mengajak petambak garam rakyat memperbaiki manajemen lahan dan meningkatkan produktivitas agar mampu memenuhi kebutuhan industri nasional.

Pemerintah daerah juga diminta menjaga keberlanjutan lahan tambak dengan mencegah alih fungsi lahan.

Melalui kombinasi modernisasi industri, ekspansi produksi, serta penguatan peran petambak rakyat, pemerintah menargetkan seluruh kebutuhan garam nasional pada 2027 dapat dipenuhi dari produksi dalam negeri.

Strategi ini diharapkan tidak hanya mengurangi impor, tetapi juga memperkuat ekonomi kawasan pesisir, khususnya di Madura. ***

Tinggalkan Balasan

>