Mesin Daur Ulang Rp2,8 Miliar Mangkrak, DPRD Sumenep Desak DLH Segera Bertindak

- Editorial Team

Rabu, 8 Januari 2025 - 22:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Anggota Komisi III DPRD Sumenep, Akhmadi Yasid, (bertopi hitam) saat inspeksi mendadak (sidak) ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Batuan. @by_News9.id

Foto: Anggota Komisi III DPRD Sumenep, Akhmadi Yasid, (bertopi hitam) saat inspeksi mendadak (sidak) ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Batuan. @by_News9.id

SUMENEP, News9 – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Batuan, Rabu (8/1/2025).

Sidak ini difokuskan pada pengecekan operasional mesin daur ulang sampah yang telah menyerap anggaran lebih dari Rp2,8 miliar.

Sayangnya, hingga awal tahun 2025, mesin tersebut belum dapat dioperasikan.

Anggota Komisi III DPRD Sumenep, Akhmadi Yasid, yang memimpin sidak, menjelaskan bahwa mesin tersebut dirancang untuk mengatasi permasalahan pengelolaan sampah sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sumenep.

Namun, hasil inspeksi mengungkapkan adanya kendala teknis pada jaringan listrik yang belum siap mendukung kebutuhan energi besar untuk operasional mesin.

“Kami melihat jaringan listrik di lokasi ini belum memenuhi kebutuhan operasional mesin. Padahal alat ini dirancang untuk memberikan manfaat besar, tidak hanya dalam pengelolaan sampah, tetapi juga untuk memproduksi pupuk kompos yang bernilai ekonomis,” kata Yasid saat ditemui awak media.

Yasid menegaskan bahwa program ini merupakan langkah strategis dalam menjawab tantangan pengelolaan sampah di Sumenep.

Baca Juga:  Dugaan Korupsi BSPS 2024, Camat Raas Dampingi Warga Dipanggil Kejari Sumenep

Mesin tersebut diharapkan mampu mengolah sampah harian yang terus bertambah serta mengurangi timbunan sampah lama di TPA.

Selain itu, mesin ini juga dapat memberikan nilai tambah ekonomi bagi kabupaten.

“Teknologi ini mengubah sampah menjadi peluang. Selain mengurangi limbah, alat ini mampu menghasilkan produk bernilai ekonomis seperti pupuk kompos, yang tentu saja dapat meningkatkan PAD dan memberi manfaat langsung kepada masyarakat,” jelas Yasid.

DPRD mendorong Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk segera menyelesaikan permasalahan teknis terkait jaringan listrik.

Baca Juga:  Seperlima APBD Sumenep Tak Bergerak, Publik Dibiarkan Menebak

Menurut Yasid, hambatan ini harus segera diatasi agar mesin dapat segera beroperasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami berharap DLH bergerak cepat. Program ini sudah dirancang dengan sangat baik, tetapi tanpa operasional yang optimal, manfaatnya tidak akan terasa. Oleh karena itu, kendala teknis ini harus segera diselesaikan,” tegas Yasid.

Dalam kesempatan itu, Yasid juga menyampaikan bahwa DLH telah mempersiapkan tim khusus yang telah menjalani pelatihan untuk mengoperasikan mesin tersebut.

Ia menekankan pentingnya profesionalisme dalam pengelolaan alat tersebut agar hasilnya maksimal.

“Mesin ini memerlukan penanganan yang serius dan profesional. Tim dari DLH sudah dilatih, sehingga kami optimis operasionalnya nanti akan berjalan dengan baik,” ujar politisi PKB tersebut.

Yasid menutup pernyataannya dengan optimisme bahwa mesin daur ulang ini akan menjadi solusi jangka panjang dalam penanganan sampah di Sumenep.

Baca Juga:  Program Andalan Presiden Dinilai Serampangan, Ekonomi Kecil Sekolah Tercekik

Dirinya berharap keberadaan alat tersebut dapat memulai era baru pengelolaan limbah yang modern, efisien, dan ramah lingkungan.

“Kami berharap alat ini segera berfungsi, karena selain mengatasi persoalan sampah, ini juga peluang ekonomi besar bagi Sumenep. Investasi ini sangat strategis, baik dari sisi lingkungan maupun ekonomi,” pungkasnya. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Siswi SMP Integral Luqman Al-Hakim Sumenep Borong 5 Medali di Kompetisi Nasional
Kejati Jatim Beri Penghargaan Kepada PKN
Bahana Bersahaja Hadir di Desa Bener, Pelayanan Publik Didekatkan kepada Masyarakat
IWB Dorong Evaluasi Sound Horeg, Usulkan Pawai Kemerdekaan Kembali Berbasis Budaya Lokal
Musda XI RAPI Jawa Timur Digelar di Tretes, Aep Saepudin JZ13JVX Terpilih sebagai Ketua Daerah
Sinergi Polsek, Koramil dan Linmas Kawal Pawai Budaya HUT ke-81 Desa Taman Sari
Khirata Foundation Gelar Kenduri Manis, Bentengi Anak dari Narkoba
Ponsel Anggota Polresta Sumenep Mendadak Disisir Propam
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 11:02 WIB

Siswi SMP Integral Luqman Al-Hakim Sumenep Borong 5 Medali di Kompetisi Nasional

Jumat, 18 September 2026 - 09:37 WIB

Kejati Jatim Beri Penghargaan Kepada PKN

Rabu, 16 September 2026 - 15:55 WIB

Bahana Bersahaja Hadir di Desa Bener, Pelayanan Publik Didekatkan kepada Masyarakat

Rabu, 16 September 2026 - 15:46 WIB

IWB Dorong Evaluasi Sound Horeg, Usulkan Pawai Kemerdekaan Kembali Berbasis Budaya Lokal

Minggu, 13 September 2026 - 22:58 WIB

Musda XI RAPI Jawa Timur Digelar di Tretes, Aep Saepudin JZ13JVX Terpilih sebagai Ketua Daerah

Berita Terbaru

FOTO: Sekda Sumenep Agus Dwi Saputra (tengah), bersama Kepala Dinas Ketenagakerjaan Sumenep, Mustangin (kanan), saat mengunjungi salah satu stand perusahaan. @by_News9.id

EKONOMI BISNIS

Job Fair 2026 Sumenep Buka 3.141 Lowongan Kerja

Senin, 28 Sep 2026 - 09:19 WIB

FOTO: Rapat staf di lingkungan Diskominfo Sumenep, @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Kadis Kominfo Sumenep Tekankan Disiplin dan Kekompakan

Senin, 28 Sep 2026 - 09:02 WIB