Demo Ratusan Aktivis di Kejari Sumenep, Tuntut Keadilan untuk Neneng

- Redaktur

Selasa, 18 Februari 2025 - 14:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Koordinator aksi, Achmad Hanafi, saat orasi di depan Kejaksaan Negeri Sumenep. @by_News9.id

Foto: Koordinator aksi, Achmad Hanafi, saat orasi di depan Kejaksaan Negeri Sumenep. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Ratusan aktivis dan keluarga Nihayatus Sa’adah (Neneng), korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) asal Lenteng, menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep, Selasa (18/2/2025).

Mereka mempertanyakan dakwaan yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU), yang dinilai tidak mencerminkan beratnya kejahatan yang terjadi.

Aksi tersebut sempat diwarnai ketegangan antara massa dan aparat keamanan sebelum akhirnya perwakilan kejaksaan bersedia menemui mereka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam tuntutannya, massa mendesak agar kasus ini tidak hanya dikenakan pasal KDRT, melainkan juga Pasal 338 atau 340 KUHP yang berkaitan dengan pembunuhan berencana.

Baca Juga:  ASN DPUTR Sumenep Diduga Aniaya Warga, Korban Malah Dilaporkan Balik

Sidang kedua kasus itu tengah berlangsung di Pengadilan Negeri Sumenep dengan agenda pemeriksaan saksi.

Publik menaruh perhatian besar terhadap perkara tersebut, mengingat korban diduga sempat diculik sebelum akhirnya kehilangan nyawanya akibat KDRT yang dilakukan suaminya.

Koordinator aksi, Achmad Hanafi, menegaskan bahwa kasus ini lebih dari sekadar KDRT biasa.

“Kami menduga korban dipaksa kembali ke rumah suaminya. Lalu, tiba-tiba kami menerima kabar dari tetangganya bahwa ia telah meninggal dunia,” ujarnya kepada wartawan.

Ia juga menyoroti kemungkinan adanya unsur perencanaan dalam peristiwa tragis tersebut.

“Kasus ini harus diungkap lebih dalam. Jangan hanya berhenti di pasal KDRT,” tegasnya.

Namun, Kepala Seksi Intelijen Kejari Sumenep, Moch. Indra Subrata, bersama Jaksa Penuntut Umum Surya Rizal Hertady menegaskan bahwa berdasarkan hasil penyelidikan, tidak ditemukan indikasi pembunuhan berencana dalam kasus tersebut.

“Dari hasil penyelidikan, tidak ada unsur yang mengarah ke pasal pembunuhan berencana,” kata Indra saat diwawancarai usai aksi demonstrasi.

Dalam perkembangan sebelumnya, fakta baru sempat mencuat terkait motif di balik dugaan KDRT yang berujung kematian Neneng.

Baca Juga:  Narkoba Menggila, Warga Minta Kapolri dan Kapolda Periksa Kapolsek Masalembu

Menurut kepolisian, pelaku diduga melakukan kekerasan karena korban menolak ajakan berhubungan badan. Namun, ayah korban, Sujoto, membantah keras klaim tersebut.

“Saat itu, putri saya sedang menyusui anaknya. Kebetulan ada tamu laki-laki berusia empat tahun di rumah. Suaminya tiba-tiba marah dan langsung memukulnya,” ungkap Sujoto dengan mata berkaca-kaca saat ditemui di rumahnya.

Ia berharap pelaku mendapat hukuman maksimal atas perbuatannya yang telah merenggut nyawa anaknya.

Baca Juga:  Mafia Solar Subsidi Diduga Beroperasi di Balik Nama PT Sri Karya Lintasindo

Sementara itu, kasus tersebut masih bergulir di persidangan, sementara publik terus menuntut keadilan bagi Neneng. ***

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bandar Narkoba Masalembu Melarikan Diri ke Malaysia
Satresnarkoba Polresta Sumenep Ungkap Kasus Sabu 4,28 Gram
Program Lisdes di Batang-Batang Daya Berujung Laporan Polisi
Dituduh Curi Emas, HP Dirampas: Siasat Culas Kanit Reskrim Polsek Masalembu
ASN DPUTR Sumenep Diduga Aniaya Warga, Korban Malah Dilaporkan Balik
Berawal dari Stalking Medsos, Perempuan Diduga Dianiaya Istri Mantan Kekasih hingga Dibawa Keliling
Kuasa Hukum Pekerja Menangkan Gugatan, Atas Pemecatan Sepihak Oleh PT Sukanda Djaya
Dua Laporan, Satu Terlapor: Penyidikan Polsek Masalembu Diduga Sarat Kejanggalan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:49 WIB

Bandar Narkoba Masalembu Melarikan Diri ke Malaysia

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:38 WIB

Satresnarkoba Polresta Sumenep Ungkap Kasus Sabu 4,28 Gram

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:45 WIB

Program Lisdes di Batang-Batang Daya Berujung Laporan Polisi

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:40 WIB

Dituduh Curi Emas, HP Dirampas: Siasat Culas Kanit Reskrim Polsek Masalembu

Minggu, 9 Agustus 2026 - 19:14 WIB

ASN DPUTR Sumenep Diduga Aniaya Warga, Korban Malah Dilaporkan Balik

Berita Terbaru

FOTO: (ilustrasi) Moh. Syaiful Anam alias Nanang, terduga bandar narkoba di wilayah Masalembu. @by_News9.id

HUKRIM

Bandar Narkoba Masalembu Melarikan Diri ke Malaysia

Kamis, 13 Agu 2026 - 10:49 WIB

FOTO: Barang bukti narkotika jenis sabu hasil Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026. @by_News9.id

HUKRIM

Satresnarkoba Polresta Sumenep Ungkap Kasus Sabu 4,28 Gram

Kamis, 13 Agu 2026 - 09:38 WIB