Petik Laut dan Haul Guru Ngaji: Desa Bringsang Rayakan Syukur dan Warisan Spiritualitas

- Redaksi

Jumat, 25 April 2025 - 20:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: (Istimewa) Kepala Desa Bringsang, Ahmad Muzakki, @by_News9.id

Foto: (Istimewa) Kepala Desa Bringsang, Ahmad Muzakki, @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Pemerintah Desa Bringsang, Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, menggelar acara Tasyakuran Desa, Petik Laut, dan Haul Para Guru Ngaji, Jumat (25/4/2025) siang.

Kegiatan berlangsung khidmat dan meriah di Simpang Tiga H. Nasir, Jalan Raya Bringsang, Dusun Dadap.

Acara yang sarat nilai budaya dan spiritual itu turut menghadirkan penceramah KH Munawwir Assadilih, ulama karismatik asal Jember yang dikenal luas dengan julukan Kiai Ramuk Segoro.

Baca Juga:  Kasus Pembunuhan di Lumajang, Tersangka Ditangkap dalam Waktu Kurang dari 24 Jam

Kepala Desa Bringsang, Ahmad Muzakki, menjelaskan kegiatan itu merupakan wujud rasa syukur masyarakat pesisir atas limpahan berkah dari laut, sekaligus penghormatan kepada para guru ngaji yang telah berjasa menanamkan nilai-nilai keislaman.

“Petik laut ini merupakan tradisi maritim masyarakat Madura yang kaya makna. Dimulai dari doa bersama, pemberkatan hasil laut, hingga larung sesaji sebagai simbol mengembalikan sebagian rezeki kepada alam semesta,” ujar Muzakki.

Sementara itu, haul para guru ngaji menjadi momentum sakral untuk mengenang dan mendoakan para pengajar Al-Qur’an yang telah wafat.

“Ini adalah bentuk penghormatan dan ikhtiar memperpanjang amal jariyah mereka,” tambahnya.

Muzakki menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan hanya sebatas tradisi, melainkan upaya nyata melestarikan warisan leluhur berupa perpaduan spiritualitas, budaya, dan kekayaan alam.

Baca Juga:  Cinta Menyatukan Hati, Wakil Bupati Sumenep Menikah dengan Anggota Brimob

Ia juga berharap momen tersebut dapat mempererat ikatan sosial antarwarga serta membangun solidaritas lintas generasi di Desa Bringsang.

“Kami ingin warisan budaya dan spiritual ini tetap hidup dan menjadi identitas desa,” tutup Muzakki. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gemerlap Petik Laut Rawatan Samudra 2026, Tradisi Leluhur Menjaga Laut Masalembu
Doa Sang Proklamator 2026, Bupati Fauzi Tegaskan Pentingnya Merawat Nasionalisme
Idul Adha Bukan Sekadar Penyembelihan, Melainkan Simbol Keikhlasan, Kemanusiaan, dan Kepedulian Sosial
BPRS Bhakti Sumekar Angkat Tari Mowang Sangkal ke Panggung Edukasi
Festival Ketupat 2026, Tradisi Lama Disulap Jadi Pesta Kreatif Memikat
Warisan Leluhur Tak Lekang Zaman: Seblang Olehsari Kembali Hidupkan Spirit Tradisi Using
Arca Dewa Wisnu di Area Keraton Sumenep
Ketika Ketetapan Busana Dijadikan Titah Kekuasaan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:27 WIB

Gemerlap Petik Laut Rawatan Samudra 2026, Tradisi Leluhur Menjaga Laut Masalembu

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:16 WIB

Doa Sang Proklamator 2026, Bupati Fauzi Tegaskan Pentingnya Merawat Nasionalisme

Rabu, 27 Mei 2026 - 09:58 WIB

Idul Adha Bukan Sekadar Penyembelihan, Melainkan Simbol Keikhlasan, Kemanusiaan, dan Kepedulian Sosial

Jumat, 17 April 2026 - 12:08 WIB

BPRS Bhakti Sumekar Angkat Tari Mowang Sangkal ke Panggung Edukasi

Kamis, 26 Maret 2026 - 15:13 WIB

Festival Ketupat 2026, Tradisi Lama Disulap Jadi Pesta Kreatif Memikat

Berita Terbaru

FOTO: Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, SH, MH. @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026 Disepakati

Selasa, 11 Agu 2026 - 21:11 WIB