Aksi Panas GMNI Sumenep, Bongkar Pembiaran Konflik Agraria oleh Pemerintah

- Redaktur

Kamis, 25 September 2025 - 12:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: DPC GMNI Sumenep saat menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN). @by_News9.id

FOTO: DPC GMNI Sumenep saat menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN). @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Puluhan massa yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Sumenep menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan Kantor Pemkab Sumenep.

Koordinator aksi, Roni, menegaskan bahwa konflik agraria di wilayah Sumenep kian menjadi momok bagi masyarakat.

Menurutnya, pemerintah daerah justru melakukan pembiaran.

“Pemerintah daerah jelas melakukan pembiaran terhadap maraknya konflik agraria. Penerbitan SHM di wilayah pesisir adalah bukti nyata. Pemkab Sumenep gagal total dalam mewujudkan rasa keadilan bagi masyarakat,” tegas Roni.

Ia juga menuding Pemkab Sumenep tidak pernah serius menjalankan mandat UUPA 1960 terkait redistribusi tanah bagi petani garam maupun penggarap.

Padahal, lanjut Roni, kebijakan tersebut diyakini mampu mengurangi ketimpangan kepemilikan lahan.

“Jangan bicara merdeka bagi petani kalau UUPA masih diabaikan. Selama negara dan daerah tidak mengimplementasikannya, rakyat kecil akan tetap miskin dan tidak punya tanah untuk digarap,” lanjutnya.

Lebih jauh, Roni menuding pemerintah hanya menjadikan isu kedaulatan pangan sebagai jargon kosong.

“Jangan bicara kedaulatan pangan kalau reforma agraria dikubur hidup-hidup oleh rezim hari ini. Pemerintah harusnya berpihak pada rakyat kecil, bukan pada kepentingan elite,” sindirnya.

Sementara itu, perwakilan BPN Sumenep, Wardojo, hanya berjanji akan mempelajari tuntutan massa.

Baca Juga:  Posbakum Desa di Seluruh Kabupaten Lumajang Sudah Terbentuk Siap Melayani Masyarakat

Namun sikap tersebut dinilai GMNI sebagai bentuk pengabaian dan minim tanggung jawab terhadap persoalan agraria yang kian membara di Sumenep. ***

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IMM Sumenep : 915 Perkara Kriminal Pada 2025, Polresta Harus Buktikan Kenaikan Status dengan Kenaikan Kinerja
Dialog Interaktif Satlantas Polresta Sumenep Kupas Tuntas Pajak Kendaraan 2026
Kunjungan Menhut RI Ke Kawasan Bromo Didampingi Kapolres Lumajang
Lomba Masak Mie di Pemkab Sumenep Perkuat Kekompakan ASN dan Forkopimda
Mahameru Lantas Warnai HUT ke-81 RI, Satlantas Polresta Sumenep Tebar Edukasi dan Bagikan Bendera Merah Putih
Tragedi Kebakaran KM Mutiara Sentosa II, Menhub RI Temui Bupati Sumenep
Wabup Sumenep Pastikan Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 Dapat Penanganan Terbaik
Jejak Kontroversi Kanit Reskrim Masalembu Terkuak, Masyarakat Minta Kapolresta dan Kapolda Bertindak
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 07:23 WIB

IMM Sumenep : 915 Perkara Kriminal Pada 2025, Polresta Harus Buktikan Kenaikan Status dengan Kenaikan Kinerja

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:57 WIB

Dialog Interaktif Satlantas Polresta Sumenep Kupas Tuntas Pajak Kendaraan 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:41 WIB

Kunjungan Menhut RI Ke Kawasan Bromo Didampingi Kapolres Lumajang

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:46 WIB

Lomba Masak Mie di Pemkab Sumenep Perkuat Kekompakan ASN dan Forkopimda

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Mahameru Lantas Warnai HUT ke-81 RI, Satlantas Polresta Sumenep Tebar Edukasi dan Bagikan Bendera Merah Putih

Berita Terbaru

FOTO: (ilustrasi) Moh. Syaiful Anam alias Nanang, terduga bandar narkoba di wilayah Masalembu. @by_News9.id

HUKRIM

Bandar Narkoba Masalembu Melarikan Diri ke Malaysia

Kamis, 13 Agu 2026 - 10:49 WIB

FOTO: Barang bukti narkotika jenis sabu hasil Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026. @by_News9.id

HUKRIM

Satresnarkoba Polresta Sumenep Ungkap Kasus Sabu 4,28 Gram

Kamis, 13 Agu 2026 - 09:38 WIB