Aktivis Madura Desak Kemenkeu Purbaya Yudhi Sadewa Tindak Rokok Ilegal AVATAR Milik H. MJ

- Editorial Team

Kamis, 2 Oktober 2025 - 23:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Menteri Keuangan (Kemenkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dan rokok ilegal merek AVATAR MasterClass milik pengusaha berinisial H. MJ. @by_News9.id

FOTO: Menteri Keuangan (Kemenkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dan rokok ilegal merek AVATAR MasterClass milik pengusaha berinisial H. MJ. @by_News9.id

PAMEKASAN, NEWS9 – Aktivis Madura mendesak Menteri Keuangan (Kemenkeu) Purbaya Yudhi Sadewa untuk segera menindak tegas peredaran rokok ilegal merek AVATAR MasterClass milik pengusaha berinisial H. MJ yang semakin menggurita di Kabupaten Pamekasan, Madura.

Rokok jenis SKM isi 20 batang dengan kemasan merah-hitam dan putih-merah itu disebut beredar bebas tanpa kendali.

Padahal, lokasi produksinya hanya selemparan batu dari kantor Bea Cukai Madura, namun hingga kini tidak ada tindakan konkret.

“Rokok ini milik H. MJ. Dia juga kontraktor yang sering menggarap proyek besar di Pamekasan,” ungkap seorang sumber terpercaya kepada News9.id, Kamis (2/10/2025).

Produksi rokok ilegal tersebut dikabarkan sudah berlangsung lama dan kini distribusinya tidak hanya merambah Pamekasan, melainkan lintas Provinsi.

Baca Juga:  Momen HUT RI, Polisi Sampang Bagikan Bendera dan Edukasi

Ironisnya, kelangkaan stok yang kerap terjadi bukan karena berhentinya produksi, melainkan karena tingginya permintaan pasar.

“Tidak usah dikirim ke luar daerah, di Madura saja sering kehabisan stok karena saking larisnya,” tambah sumber.

Selain harga murah dan rasa yang disukai konsumen membuat rokok ilegal tersebut menjadi incaran agen hingga pedagang eceran.

Baca Juga:  Sumenep Darurat Mafia BBM Solar Subsidi

Namun, ketiadaan tindakan tegas dari aparat justru memunculkan dugaan adanya pembiaran atau bahkan permainan oknum Bea Cukai bersama pengusaha.

Hingga kini, Bea Cukai Madura yang dipimpin Novian Dermawan belum menunjukkan langkah nyata dalam memberantas peredaran rokok tanpa pita cukai tersebut.

Kondisi itu bukan hanya menimbulkan kerugian negara dari sisi penerimaan fiskal, tetapi juga mempermalukan wajah penegakan hukum di Jawa Timur, khususnya Madura.

Baca Juga:  Kontroversi Penanganan Kasus Narkoba di Sumenep, Riyanto Jadi Sorotan Utama

Sementara itu, Aktivis Madura, Pras, menegaskan bahwa fenomena tersebut menunjukkan lemahnya integritas aparat.

Ia meminta Kemenkeu Purbaya Yudhi Sadewa untuk menindak tegas pihak-pihak yang diduga bermain dalam bisnis ilegal tersebut.

“Dalam konteks ini, kritik bukanlah perlawanan, melainkan panggilan untuk integritas. Penegakan hukum yang tebang pilih hanya akan memperlebar jurang ketidakpercayaan masyarakat terhadap institusi negara,” tandas Pras. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Sampang Ringkus Menantu Yang Habisi Nyawa Mertuanya
Polresta Sumenep Sita Bukti Kasus Dugaan Penebangan Liar
Polisi Rekonstruksi Dugaan Pembunuhan Wanita yang Ditemukan dalam Sumur
Kasus Penganiayaan Pegawai DPUTR Sumenep Tinggal Tunggu Penetapan Tersangka
Sudah Jadi Tersangka, Perkara Mantan Legislator Sumenep Belum Dilimpahkan
Chat Terbongkar, Pelaku Perkosaan dan Cabul Anak Diringkus Polisi
Kasus Dugaan Penganiayaan Pegawai DPUTR Sumenep Belum Ada Kepastian Hukum
Sekjen PPMI Nasional Soal Vonis Banding Kasus Andrie Yunus: Ada Cawe-cawe Militer
Berita ini 66 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 14:28 WIB

Polres Sampang Ringkus Menantu Yang Habisi Nyawa Mertuanya

Sabtu, 19 September 2026 - 22:03 WIB

Polresta Sumenep Sita Bukti Kasus Dugaan Penebangan Liar

Sabtu, 19 September 2026 - 11:55 WIB

Polisi Rekonstruksi Dugaan Pembunuhan Wanita yang Ditemukan dalam Sumur

Jumat, 18 September 2026 - 12:52 WIB

Kasus Penganiayaan Pegawai DPUTR Sumenep Tinggal Tunggu Penetapan Tersangka

Sabtu, 12 September 2026 - 21:05 WIB

Sudah Jadi Tersangka, Perkara Mantan Legislator Sumenep Belum Dilimpahkan

Berita Terbaru