Narkoba Menggila, Warga Minta Kapolri dan Kapolda Periksa Kapolsek Masalembu

- Redaktur

Minggu, 25 Januari 2026 - 12:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Nanang Avianto (kanan) dan Kapolsek Masalembu Sumenep, Ipda Asnan (kiri). @by_News9.id

FOTO: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Nanang Avianto (kanan) dan Kapolsek Masalembu Sumenep, Ipda Asnan (kiri). @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Peredaran narkoba di Kepulauan Masalembu, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, saat ini bukan hanya brutal dan terang-terangan.

Situasi darurat tersebut justru memunculkan dugaan pembangkangan terhadap instruksi tegas Kapolri dan Kapolda Jawa Timur oleh Kapolsek Masalembu.

Anggota DPRD Sumenep, Juhairi, secara terbuka mengungkapkan bahwa identitas bandar narkoba di wilayah kepulauan beserta dugaan keterlibatan sejumlah oknum anggota Polsek Masalembu telah diserahkan langsung kepada Kapolres Sumenep.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun hingga kini, para bandar narkoba itu masih bebas berkeliaran, bahkan tetap congkak melakukan transaksi barang haram.

“Nama-nama bandar narkoba di kepulauan dan dugaan oknum anggota Polsek Masalembu sudah kami serahkan. Tapi sampai detik ini, bandarnya masih bebas beroperasi,” tegas Juhairi, Minggu (25/1).

Padahal, kata Juhairi, dirinya bersama pemuda Masalembu dan aktivis Sumenep pernah melakukan audiensi resmi dengan Kapolres Sumenep, disaksikan jajaran penegak hukum, termasuk unsur JPU Polres Sumenep dan KBO Reskoba.

Baca Juga:  Debat Pamungkas: Achmad Fauzi Tegaskan Sumenep sebagai Penghasil Rumput Laut Terbaik Nasional

Namun, kata dia, hasil audiensi itu seolah menguap tanpa jejak.

“Anehnya, sudah berbulan-bulan sejak audiensi, belum ada langkah konkret. Tidak ada penindakan serius, khususnya dari Polsek Masalembu,” ujarnya geram.

Fakta di lapangan justru semakin mencengangkan. Lokasi transaksi narkoba disebut hanya berjarak sekitar 60 meter dari rumah pemilik barang haram tersebut. Bukan rahasia, bukan sembunyi-sembunyi namun tetap dibiarkan.

Baca Juga:  Ahmad Muthi’ul Mubin Laporkan Dugaan Laporan Fiktif ke Polres Lamongan

Masyarakat pun mempertanyakan sikap Kapolsek Masalembu yang dinilai lebih memilih meragukan laporan warga ketimbang menindak bandar narkoba yang identitasnya sudah menjadi rahasia umum.

Akibatnya, kepercayaan publik runtuh. Bahkan, warga Masalembu menilai kinerja aparat dalam memberantas narkoba nihil. Pulau kecil yang seharusnya dilindungi justru dibiarkan menjadi ladang subur peredaran narkotika.

“Narkoba adalah musuh negara. Ia merusak moral anak bangsa. Kenapa dibiarkan menghancurkan sel-sel sosial masyarakat kami?” kata Juhairi.

Ia menegaskan, masyarakat Masalembu tak bisa menerima jika pulau mereka rusak hanya demi kepentingan segelintir orang.

Baca Juga:  Implementasi Program Makan Bergizi Gratis di Sampang Masih Terkendala Proses Administratif

Sementara itu, dugaan adanya bekingan oknum aparat pun mencuat dan menjadi bisik-bisik keras di tengah warga.

Atas kondisi itu, Juhairi secara tegas meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Nanang Avianto untuk segera turun tangan dan memeriksa Kapolsek Masalembu.

“Kalau bandar narkoba terus untung, korbannya adalah seluruh masyarakat Masalembu. Kami khawatir anak-anak kami menjadi sasaran barang haram itu,” tandasnya. ***

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bandar Narkoba Masalembu Melarikan Diri ke Malaysia
Satresnarkoba Polresta Sumenep Ungkap Kasus Sabu 4,28 Gram
Program Lisdes di Batang-Batang Daya Berujung Laporan Polisi
Dituduh Curi Emas, HP Dirampas: Siasat Culas Kanit Reskrim Polsek Masalembu
ASN DPUTR Sumenep Diduga Aniaya Warga, Korban Malah Dilaporkan Balik
Berawal dari Stalking Medsos, Perempuan Diduga Dianiaya Istri Mantan Kekasih hingga Dibawa Keliling
Kuasa Hukum Pekerja Menangkan Gugatan, Atas Pemecatan Sepihak Oleh PT Sukanda Djaya
Dua Laporan, Satu Terlapor: Penyidikan Polsek Masalembu Diduga Sarat Kejanggalan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:49 WIB

Bandar Narkoba Masalembu Melarikan Diri ke Malaysia

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:38 WIB

Satresnarkoba Polresta Sumenep Ungkap Kasus Sabu 4,28 Gram

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:45 WIB

Program Lisdes di Batang-Batang Daya Berujung Laporan Polisi

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:40 WIB

Dituduh Curi Emas, HP Dirampas: Siasat Culas Kanit Reskrim Polsek Masalembu

Minggu, 9 Agustus 2026 - 19:14 WIB

ASN DPUTR Sumenep Diduga Aniaya Warga, Korban Malah Dilaporkan Balik

Berita Terbaru

FOTO: (ilustrasi) Moh. Syaiful Anam alias Nanang, terduga bandar narkoba di wilayah Masalembu. @by_News9.id

HUKRIM

Bandar Narkoba Masalembu Melarikan Diri ke Malaysia

Kamis, 13 Agu 2026 - 10:49 WIB

FOTO: Barang bukti narkotika jenis sabu hasil Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026. @by_News9.id

HUKRIM

Satresnarkoba Polresta Sumenep Ungkap Kasus Sabu 4,28 Gram

Kamis, 13 Agu 2026 - 09:38 WIB