Terseret Kasus Dugaan Penganiayaan, Oknum Kapus Dilaporkan ke Polisi

- Editorial Team

Selasa, 3 Maret 2026 - 18:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Seorang perempuan berinisial L (32/tengah), yang diduga dianiaya oknum Kapus. @by_News9.id

FOTO: Seorang perempuan berinisial L (32/tengah), yang diduga dianiaya oknum Kapus. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Seorang oknum Kepala Puskesmas (Kapus) aktif berinisial M (51) dilaporkan ke Polres Sumenep, Madura, Jawa Timur.

M dilaporkan atas dugaan penganiayaan terhadap seorang perempuan berinisial L (32), yang disebut sebagai mantan selingkuhannya.

Laporan resmi telah diterima oleh Polres Sumenep dengan nomor: LP/B/65/III/2026/SPKT/POLRES SUMENEP/POLDA JAWA TIMUR, pada Selasa (3/3/2026) dini hari.

Peristiwa dugaan kekerasan itu terjadi di rumah kontrakan korban di salah satu perumahan tidak jauh dari pusat Kota Sumenep.

Baca Juga:  Pembunuh Pria Dilahan Kosong Desa Tebanah Sampang Ternyata Seorang Janda Tetangga Korban

Akibat insiden tersebut, korban mengalami patah tulang jari kelingking tangan kanan, disertai pusing dan pembengkakan serius pada bagian tangan yang cedera.

Menurut pengakuan L, aksi kekerasan itu bukan kali pertama terjadi. Namun kejadian pada Kamis, 26 Februari 2026, disebut sebagai yang paling brutal.

“Sebelumnya hanya cekcok lewat handphone. Lalu dia datang ke rumah kontrakan, langsung menampar pipi kiri saya. HP saya dirampas dan dibanting sampai rusak. Tangan saya dipegang lalu dihempaskan ke kusen pintu. Saya akhirnya kabur ke rumah Pak RT untuk minta pertolongan,” ungkap L.

Tidak berhenti di situ, korban kemudian menjalani pemeriksaan medis di RSUD Moh. Anwar.

Baca Juga:  Tragedi Berdarah di Sampang: Ditebas Celurit Hingga 'Tewas', Pelaku Kini Ditangkap Polisi

Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis, korban disarankan menjalani tindakan operasi akibat patah tulang yang dialaminya.

Kasus tersebut sontak menjadi perhatian publik. Pasalnya, terlapor merupakan pejabat kesehatan yang masih aktif memimpin salah satu puskesmas di Kabupaten Sumenep.

Baca Juga:  Rokok Ilegal dari Madura Terbongkar di Ketapang, Bea Cukai Sita 6,5 Juta Batang

Dugaan tindak kekerasan tersebut dinilai mencoreng integritas profesi tenaga kesehatan yang semestinya mengedepankan etika, empati, dan perlindungan terhadap sesama.

Sementara itu, saat dikonfirmasi, M membantah keras tuduhan tersebut.

“Saya tidak menganiaya, mas. Saya hanya menangkis,” dalihnya singkat. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Sampang Ringkus Menantu Yang Habisi Nyawa Mertuanya
Polresta Sumenep Sita Bukti Kasus Dugaan Penebangan Liar
Polisi Rekonstruksi Dugaan Pembunuhan Wanita yang Ditemukan dalam Sumur
Kasus Penganiayaan Pegawai DPUTR Sumenep Tinggal Tunggu Penetapan Tersangka
Sudah Jadi Tersangka, Perkara Mantan Legislator Sumenep Belum Dilimpahkan
Chat Terbongkar, Pelaku Perkosaan dan Cabul Anak Diringkus Polisi
Kasus Dugaan Penganiayaan Pegawai DPUTR Sumenep Belum Ada Kepastian Hukum
Sekjen PPMI Nasional Soal Vonis Banding Kasus Andrie Yunus: Ada Cawe-cawe Militer
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 14:28 WIB

Polres Sampang Ringkus Menantu Yang Habisi Nyawa Mertuanya

Sabtu, 19 September 2026 - 22:03 WIB

Polresta Sumenep Sita Bukti Kasus Dugaan Penebangan Liar

Sabtu, 19 September 2026 - 11:55 WIB

Polisi Rekonstruksi Dugaan Pembunuhan Wanita yang Ditemukan dalam Sumur

Jumat, 18 September 2026 - 12:52 WIB

Kasus Penganiayaan Pegawai DPUTR Sumenep Tinggal Tunggu Penetapan Tersangka

Sabtu, 12 September 2026 - 21:05 WIB

Sudah Jadi Tersangka, Perkara Mantan Legislator Sumenep Belum Dilimpahkan

Berita Terbaru