Warga Saroka Diduga Diintimidasi Kades Gara-Gara Bongkar Pungli PBB

- Penulis

Senin, 8 September 2025 - 17:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: (ilustrasi) Kades Saroka, Adi Faturrahman, dan bukti pembayaran pajak bumi dan bangunan (PBB). @by_News9.id

FOTO: (ilustrasi) Kades Saroka, Adi Faturrahman, dan bukti pembayaran pajak bumi dan bangunan (PBB). @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Aroma busuk dugaan pungutan liar (pungli) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Desa Saroka, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, makin tercium menyengat.

Tidak hanya dipalak pajak ganda, warga bahkan diduga diintimidasi langsung oleh Kepala Desa (Kades) bersama oknum perangkatnya.

SH, warga Saroka yang menjadi korban tekanan aparat desa mengaku didatangi berkali-kali oleh Kades dan perangkat desa hanya karena berani bersuara terkait dugaan pungli PBB.

“Setiap hari saya didatangi aparat desa dan kepala desa ke rumah dan mau mengembalikan uangnya. Saya bahkan disuruh bayar sendiri mungkin bisa nol rupiah, keluarga saya sampai ketakutan. Mereka juga mengiming-imingi supaya masalah ini diselesaikan dan berita pungli dihapus,” ungkap SH kepada kontributor News9.id, Minggu malam (7/9/2025).

Ironisnya, SH justru sudah memiliki bukti sah pembayaran PBB dari tahun 2002 hingga 2024 senilai total Rp403.098, sesuai jatuh tempo 31 Juli 2025. Namun bukti resmi itu dianggap tidak sah oleh oknum aparat desa.

“Kemarin saya sudah bayar, ada buktinya. Tapi pak Apel (Kadus) bilang pajaknya naik, walau kenaikan ditangguhkan. Sekarang saya diminta bayar lagi dengan jumlah sama,” tegas SH, Sabtu (6/9/2025).

Kasus tersebut bukan hanya menimpa SH. Sejumlah warga lain juga mengeluhkan pungutan serupa. Setiap kali ditanya, aparat desa selalu berkilah menunggu “revisi dari pertanahan”.

“Pajak dari 2002 sampai sekarang sudah lunas, tapi masih ditarik lagi. Banyak warga komplen, jawabannya cuma mau tanya ke pertanahan,” kata SH.

Saat dikonfirmasi News9, Kades Saroka, Adi Faturrahman, justru tidak memberi jawaban tegas. Ia malah melempar wartawan untuk datang langsung ke balai desa.

“Besok pagi jam 9 nemui saya di balai, mari kita sama-sama ke warga terkait masalah pungli pajak. Ya saya tunggu di balai,” katanya singkat, Minggu (7/9/2025).

Praktik dugaan pungli PBB tersebut bukan lagi sekadar kelalaian administrasi, melainkan diduga kuat sebagai pemalakan sistematis dengan kedok kewajiban pajak.

Baca Juga:  Polsek Krejengan dan Warga Berhasil Gagalkan Aksi Begal Bersenjata Airsoft Gun

Sementara itu, warga kini mendesak aparat penegak hukum turun tangan untuk mengusut permainan kotor di Desa Saroka yang jelas-jelas merugikan rakyat kecil. ***

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terpidana Kekerasan Anak Akhirnya Menyerahkan Diri ke Kejari Sumenep
Jemput Warga Tanpa Surat Penangkapan, Polsek Masalembu Diuji Due Process of Law
Disamarkan dalam Muatan Keramik, Ribuan Kilogram Merkuri Tujuan Afrika Digagalkan
Ungkap Kasus Terbanyak Tingkat Provinsi, Satresnarkoba Polres Lumajang Raih Dua Penghargaan Polda Jatim
De Gadjah Sambangi Keluarga Korban Tewas Diduga Dikeroyok, Desak Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu
Putusan Banding Sudah Final, Tersangka Mas’oda Terancam Dijemput Paksa
Polsek Dungkek Bungkus Terduga Pelaku Pembobolan Toko di Gili Iyang
Ditangkap Tanpa Laporan Polisi, Penanganan Dugaan Curanmor di Masalembu Tuai Sorotan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:50 WIB

Terpidana Kekerasan Anak Akhirnya Menyerahkan Diri ke Kejari Sumenep

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:16 WIB

Jemput Warga Tanpa Surat Penangkapan, Polsek Masalembu Diuji Due Process of Law

Kamis, 30 Juli 2026 - 22:50 WIB

Disamarkan dalam Muatan Keramik, Ribuan Kilogram Merkuri Tujuan Afrika Digagalkan

Kamis, 30 Juli 2026 - 22:30 WIB

Ungkap Kasus Terbanyak Tingkat Provinsi, Satresnarkoba Polres Lumajang Raih Dua Penghargaan Polda Jatim

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:47 WIB

De Gadjah Sambangi Keluarga Korban Tewas Diduga Dikeroyok, Desak Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Berita Terbaru