Nada Lama Jiwa Baru, Parade Keroncong Sumenep Bangkitkan Romantisme Nusantara

- Redaksi

Minggu, 9 November 2025 - 11:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Salah satu penampilan dari 8 grup orkes keroncong dari berbagai Kabupaten/Kota di Jawa Timur. @by_News9.id

FOTO: Salah satu penampilan dari 8 grup orkes keroncong dari berbagai Kabupaten/Kota di Jawa Timur. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Alunan musik keroncong bernuansa romantis menggema di Alun-Alun Taman Adipura Sumenep,, Madura, Jawa Timur, Sabtu (8/11/2025) malam.

Parade Keroncong Sumenep menjadi panggung nostalgia yang memadukan keanggunan musik klasik dengan semangat pelestarian budaya lokal.

Sorotan lampu panggung menari di antara dentingan cak dan cuk, berpadu dengan gesekan biola yang lembut.

Irama khas keroncong itu seolah menghidupkan kembali kenangan masa lampau, membawa penonton larut dalam suasana syahdu.

Acara yang dihadiri oleh Plt Sekda Sumenep, Kadisbudporapar, perwakilan Dinas Kesehatan P2KB, Bappeda, serta sejumlah pejabat OPD itu menampilkan 8 grup orkes keroncong dari berbagai Kabupaten/Kota di Jawa Timur.

Baca Juga:  Acara Ritmik Madura Dinilai Kontraproduktif terhadap Program ‘Sumenepku Bersih'

Salah satu penampilan paling memukau datang dari Orkes Keroncong Laras Merak asal Sidoarjo.

Dengan aransemen lembut namun bertenaga, grup tersebut berhasil memikat ratusan penonton yang memenuhi area panggung terbuka.

Ketua Pelaksana, Heru Santoso yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja Sumenep, menegaskan parade itu bukan sekadar hiburan, melainkan bagian dari upaya melestarikan musik keroncong sebagai identitas budaya bangsa.

“Parade Keroncong di Sumenep telah menjadi agenda tahunan untuk memperkuat jati diri budaya lokal sekaligus ruang ekspresi bagi para seniman musik tradisi,” ujarnya.

Kegiatan tersebut terselenggara berkat kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Sumenep dan komunitas Kopi (Komunitas Orang-Orang Penuh Inspirasi).

Baca Juga:  Haul dan Penjamasan Pusaka, Simbol Abadi Pelestarian Budaya Madura di Sumenep

Ketua Pamori (Paguyuban Musik Orkes Keroncong Indonesia) Madiun Raya, M. Nurhadi, memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan acara tersebut.

“Kegiatan seperti ini sangat penting untuk menjaga eksistensi musik keroncong. Generasi muda harus tahu bahwa keroncong bukan sekadar musik lawas, tapi warisan budaya yang kaya makna,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Kopi, Ferdiansyah Tetrajaya, berharap agar Parade Keroncong Sumenep dapat terus menjadi ruang bagi seniman tradisi untuk berkarya dan menginspirasi.

“Kami ingin Sumenep menjadi rumah bagi musik keroncong, tempat di mana nada lama terus hidup dalam jiwa baru,” katanya.

Menurut Asisten III Administrasi Umum Setdakab Sumenep itu, Parade Keroncong Sumenep menjadi bukti nyata bahwa musik klasik Indonesia belum kehilangan pesonanya.

“Di tengah gempuran musik modern, keroncong diharapkan tetap teguh berdiri menjadi jembatan antara generasi, serta simbol keanggunan budaya Nusantara,” pungkasnya. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gemerlap Petik Laut Rawatan Samudra 2026, Tradisi Leluhur Menjaga Laut Masalembu
Doa Sang Proklamator 2026, Bupati Fauzi Tegaskan Pentingnya Merawat Nasionalisme
Idul Adha Bukan Sekadar Penyembelihan, Melainkan Simbol Keikhlasan, Kemanusiaan, dan Kepedulian Sosial
BPRS Bhakti Sumekar Angkat Tari Mowang Sangkal ke Panggung Edukasi
Festival Ketupat 2026, Tradisi Lama Disulap Jadi Pesta Kreatif Memikat
Warisan Leluhur Tak Lekang Zaman: Seblang Olehsari Kembali Hidupkan Spirit Tradisi Using
Arca Dewa Wisnu di Area Keraton Sumenep
Ketika Ketetapan Busana Dijadikan Titah Kekuasaan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:27 WIB

Gemerlap Petik Laut Rawatan Samudra 2026, Tradisi Leluhur Menjaga Laut Masalembu

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:16 WIB

Doa Sang Proklamator 2026, Bupati Fauzi Tegaskan Pentingnya Merawat Nasionalisme

Rabu, 27 Mei 2026 - 09:58 WIB

Idul Adha Bukan Sekadar Penyembelihan, Melainkan Simbol Keikhlasan, Kemanusiaan, dan Kepedulian Sosial

Jumat, 17 April 2026 - 12:08 WIB

BPRS Bhakti Sumekar Angkat Tari Mowang Sangkal ke Panggung Edukasi

Kamis, 26 Maret 2026 - 15:13 WIB

Festival Ketupat 2026, Tradisi Lama Disulap Jadi Pesta Kreatif Memikat

Berita Terbaru

FOTO: Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, SH, MH. @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026 Disepakati

Selasa, 11 Agu 2026 - 21:11 WIB