Sindikat BBM Solar Subsidi di Sumenep Marak, Tak Ada Pengawasn Pemerintah

- Redaksi

Rabu, 17 Desember 2025 - 10:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Pengisian BBM Solar Subsidi ke jerigen berulang kali, seolah tak tersentuh pengawasan pemerintah daerah. @by_News9.id

FOTO: Pengisian BBM Solar Subsidi ke jerigen berulang kali, seolah tak tersentuh pengawasan pemerintah daerah. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Dugaan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis solar di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, kian mengkhawatirkan.

Pasalnya, praktik ilegal tersebut diduga berlangsung secara masif, sistematis, dan nyaris tanpa pengawasan.

Hasil pantauan media ini di lapangan menunjukkan hampir seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Sumenep masih melayani pengisian solar subsidi menggunakan jerigen.

Aktivitas tersebut kuat dugaan tidak sesuai dengan peruntukan BBM bersubsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi nelayan dan masyarakat kecil.

Solar subsidi itu diduga dikumpulkan oleh jaringan atau sindikat tertentu untuk kemudian disalurkan ke luar daerah, seperti Pamekasan, Bangkalan, hingga Surabaya.

Baca Juga:  Sidang Lanjutan Kasus ODGJ Sapudi, Hakim Kaget Saksi Ngaku Tak Bisa Baca

Praktik itu jelas merugikan keuangan negara sekaligus menggerus hak masyarakat yang seharusnya menikmati subsidi tersebut.

Ironisnya, aktivitas para pelaku terkesan berlangsung terang-terangan dan tanpa hambatan.

Mereka bebas keluar-masuk SPBU, mengisi jerigen berulang kali, seolah tak tersentuh pengawasan pemerintah daerah maupun Pertamina sebagai pihak penanggung jawab distribusi BBM.

“Sudah lama kegiatan ini berlangsung. Mereka bolak-balik mengisi jerigen di SPBU, tapi tidak pernah ada penindakan tegas,” ungkap salah satu sumber kepada News9.id, yang meminta identitasnya dirahasiakan, Rabu (17/12/2025).

Lebih jauh, sumber tersebut mengungkapkan bahwa sindikat BBM subsidi diduga memanfaatkan rekomendasi nelayan yang diterbitkan di wilayah Sumenep.

Baca Juga:  Usai Bekuk DPO Narkotika, Tim Tabur Kejari Lamongan Amankan Buron Kasus Pencabulan 

Rekomendasi yang semestinya digunakan untuk menunjang operasional nelayan justru disalahgunakan oleh oknum demi kepentingan bisnis ilegal.

“Pembuatan rekom nelayan sangat mudah. Banyak yang jelas bukan nelayan, tapi bisa mendapatkan rekom. Ini celah besar yang dimanfaatkan,” tegasnya.

Fakta itu memunculkan tanda tanya besar soal lemahnya sistem pengawasan dan validasi penerbitan rekomendasi BBM subsidi.

“Jika kondisi ini terus dibiarkan, praktik penjarahan solar subsidi dikhawatirkan semakin terstruktur dan sulit dibendung,” terangnya.

Masyarakat mendesak pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta Pertamina untuk segera turun tangan.

Baca Juga:  Sinergi Babinsa dan BPP Desa Sukorejo Beri Pendampingan Uji Tanah oleh Petrokimia Gresik

Evaluasi menyeluruh, audit distribusi, dan penindakan tegas terhadap para pelaku dinilai mendesak dilakukan.

“Tanpa transparansi dan pengawasan ketat, subsidi negara hanya akan menjadi bancakan mafia, sementara nelayan dan rakyat kecil kembali menjadi korban,” tandas sumber. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dituduh Curi Emas, HP Dirampas: Siasat Culas Kanit Reskrim Polsek Masalembu
ASN DPUTR Sumenep Diduga Aniaya Warga, Korban Malah Dilaporkan Balik
Berawal dari Stalking Medsos, Perempuan Diduga Dianiaya Istri Mantan Kekasih hingga Dibawa Keliling
Kuasa Hukum Pekerja Menangkan Gugatan, Atas Pemecatan Sepihak Oleh PT Sukanda Djaya
Dua Laporan, Satu Terlapor: Penyidikan Polsek Masalembu Diduga Sarat Kejanggalan
Diduga Aniaya Warga, Oknum ASN DPUTR Sumenep Dilaporkan ke Polisi
41 Gram Sabu dan Uang Puluhan Juta Disita, Bandar Narkoba di Masalembu Masih Bebas
Polisi Sebut M Bukan Pelaku, Polsek Masalembu Didesak Buka Fakta
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:40 WIB

Dituduh Curi Emas, HP Dirampas: Siasat Culas Kanit Reskrim Polsek Masalembu

Minggu, 9 Agustus 2026 - 19:14 WIB

ASN DPUTR Sumenep Diduga Aniaya Warga, Korban Malah Dilaporkan Balik

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:11 WIB

Berawal dari Stalking Medsos, Perempuan Diduga Dianiaya Istri Mantan Kekasih hingga Dibawa Keliling

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:57 WIB

Kuasa Hukum Pekerja Menangkan Gugatan, Atas Pemecatan Sepihak Oleh PT Sukanda Djaya

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:18 WIB

Dua Laporan, Satu Terlapor: Penyidikan Polsek Masalembu Diduga Sarat Kejanggalan

Berita Terbaru

FOTO: Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, SH, MH. @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026 Disepakati

Selasa, 11 Agu 2026 - 21:11 WIB