FMPK Desak Kejari Bertindak, Jangan Main Mata dengan Koruptor Logistik KPU Sumenep

- Penulis

Jumat, 24 Oktober 2025 - 10:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Tolak Amir, Ketua Front Mahasiswa Pembela Keadilan (FMPK) Kabupaten Sumenep, @by_News9.id

FOTO: Tolak Amir, Ketua Front Mahasiswa Pembela Keadilan (FMPK) Kabupaten Sumenep, @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Front Mahasiswa Pembela Keadilan (FMPK) Kabupaten Sumenep menyoroti lambannya penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan logistik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep tahun anggaran 2024.

Kasus yang menyeret anggaran hingga Rp1,2 miliar itu dinilai berjalan di tempat tanpa kejelasan, meski telah memasuki lebih dari satu tahun proses penyidikan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep.

Ketua FMPK, Tolak Amir, menegaskan bahwa penegakan hukum terhadap kasus korupsi tidak boleh tebang pilih.

Ia menilai Kejari Sumenep harus bersikap transparan dan profesional dalam menuntaskan perkara yang menyangkut uang rakyat tersebut.

“Korupsi adalah kejahatan luar biasa. Maka pemberantasannya juga harus dilakukan secara luar biasa transparan, profesional, dan akuntabel,” tegas Tolak Amir saat ditemui usai audiensi dengan pihak Kejari, Jumat (24/10/2025).

Menurutnya, masyarakat menanti bukti nyata dari aparat penegak hukum, bukan sekadar janji atau proses yang berlarut tanpa hasil.

FMPK menilai Kejari Sumenep sudah memiliki cukup bukti untuk menetapkan tersangka.

Baca Juga:  Reskoba Polres Sumenep, Unit Penegak Hukum atau Kerajaan Keluarga?

Pasalnya, lembaga tersebut diketahui telah melakukan serangkaian tindakan hukum, termasuk pemeriksaan sejumlah saksi, penggeledahan di kantor KPU Sumenep, gudang logistik, hingga rumah beberapa pejabat terkait.

Namun, hingga kini belum ada satu pun nama yang ditetapkan sebagai tersangka.

“Ini sangat ironis. Bukti-bukti sudah cukup kuat untuk mengungkap aktor utama di balik dugaan korupsi itu, tapi Kejari seperti jalan di tempat,” ujarnya dengan nada kecewa.

FMPK menegaskan akan terus mengawal kasus itu hingga tuntas dan bahkan siap menggelar aksi besar jika Kejari dinilai terus bermain aman.

“Jangan main mata dengan koruptor! Rakyat sudah muak melihat hukum yang tumpul ke atas tapi tajam ke bawah,” tandas Tolak Amir.

Sementara itu, kasus dugaan korupsi logistik KPU Sumenep ini menjadi perhatian publik karena diduga berpotensi mencederai kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemilu yang bersih dan berintegritas. ***

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Program Lisdes di Batang-Batang Daya Berujung Laporan Polisi
Dituduh Curi Emas, HP Dirampas: Siasat Culas Kanit Reskrim Polsek Masalembu
ASN DPUTR Sumenep Diduga Aniaya Warga, Korban Malah Dilaporkan Balik
Berawal dari Stalking Medsos, Perempuan Diduga Dianiaya Istri Mantan Kekasih hingga Dibawa Keliling
Kuasa Hukum Pekerja Menangkan Gugatan, Atas Pemecatan Sepihak Oleh PT Sukanda Djaya
Dua Laporan, Satu Terlapor: Penyidikan Polsek Masalembu Diduga Sarat Kejanggalan
Diduga Aniaya Warga, Oknum ASN DPUTR Sumenep Dilaporkan ke Polisi
41 Gram Sabu dan Uang Puluhan Juta Disita, Bandar Narkoba di Masalembu Masih Bebas
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:45 WIB

Program Lisdes di Batang-Batang Daya Berujung Laporan Polisi

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:40 WIB

Dituduh Curi Emas, HP Dirampas: Siasat Culas Kanit Reskrim Polsek Masalembu

Minggu, 9 Agustus 2026 - 19:14 WIB

ASN DPUTR Sumenep Diduga Aniaya Warga, Korban Malah Dilaporkan Balik

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:11 WIB

Berawal dari Stalking Medsos, Perempuan Diduga Dianiaya Istri Mantan Kekasih hingga Dibawa Keliling

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:57 WIB

Kuasa Hukum Pekerja Menangkan Gugatan, Atas Pemecatan Sepihak Oleh PT Sukanda Djaya

Berita Terbaru

FOTO: Mahyuni, pemilik pohon, bersama keluarga saat mendatangi Polresta Sumenep. @by_News9.id

HUKUM & KRIMINAL

Program Lisdes di Batang-Batang Daya Berujung Laporan Polisi

Rabu, 12 Agu 2026 - 23:45 WIB

FOTO: Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, SH, MH. @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026 Disepakati

Selasa, 11 Agu 2026 - 21:11 WIB